Di balik kekayaan kuliner nusantara, ada beberapa makanan dan minuman yang memiliki sebutan nyeleneh. Salah satunya adalah wedang pejuh.
Sekilas nama kuliner ini cukup unik, karena mirip dengan sebutan lain dari sperma. Tapi, jangan langsung berasumsi negatif dulu ya. Sebab, minuman ini merupakan minuman khas Kota Kudus.
Apa Itu Wedang Pejuh?
Dilansir dari laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, Jumat 30 Januari 2026 wedang pejuh sendiri merupakan minuman khas Kudus yang hangat dan paling enak disantap saat cuaca dingin.
Meskipun namanya bikin salfok alias salah fokus, kata pejuh ini diambil dari singkatan pomelo, jahe, susu kental manis, dan sereh.
Cara membuatnya mudah, rebusan air ditambah dengan jahe dan sereh, setelah mendidih tuang dalam gelas dan campur dengan susu kental manis serta bulir jeruk pomelo.
Wedang ini memiliki citarasa manis dan lezat. Minuman ini cukup jadi favorit banyak orang saat berkunjung ke Kudus.
Bahan-bahan Wedang Pejuh
Tak perlu jauh-jauh ke Kudus, Anda bisa membuat wedang pejuh sendiri di rumah loh. Berikut bahan-bahannya.
- 10 centimeter jahe
- 3 batang sereh
- 1 sisir jeruk pamelo
- 2 bungkus kental manis
- 400 ml air
Cara Membuat
- Bakar jahe hingga mengeluarkan wangi harum
- Geprek sereh dan jahe yang sudah dibakar
- Rebus air bersama dengan jahe dan sereh selama 15 menit
- Tambahkan kental manis ke dalam gelas kemudian tambahkan air rebusan jahe dan sereh tadi secukupnya
- Tambahkan jeruk pamelo
- Wedang pejuh siap dinikmati
