Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 24 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / (Part II) Liga 4 Brutal Penuh kekerasan: Saat Impian jadi Pemain Profesional Dibayangi jadi Penghuni “Kuburan”
Daerah

(Part II) Liga 4 Brutal Penuh kekerasan: Saat Impian jadi Pemain Profesional Dibayangi jadi Penghuni “Kuburan”

hadi-febriansyah-owriteAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Januari 30, 2026 7:29 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
5 bulan lalu
Share
Kiper PSIR Rembang, Raihan Alfariq, menerjang pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas di Liga 4 Jawa Tengah. (Dokumen istimewa)
Kiper PSIR Rembang, Raihan Alfariq, menerjang pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas di Liga 4 Jawa Tengah. (Dokumen istimewa)
SHARE

Selain regulasi, sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan sepak bola juga menjadi hal mendesak. Sepak bola harus kembali dipahami sebagai hiburan dan industri, bukan arena pelampiasan emosi atau kekerasan.

Daftar isi Konten
  • Empat Insiden Brutal Sebulan, Alarm Bahaya Liga 4
  • DPR Desak Panggil Ketum PSSI
  • Sudah Keluar dari Nilai Sportivitas
  • Citra Buruk Sepak Bola Indonesia

Pemain perlu memandang sepak bola sebagai profesi yang membanggakan, bukan ajang untuk saling mencederai. Jika kekerasan terus dibiarkan, maka sepak bola akan kehilangan makna, daya tarik, dan relevansinya di mata publik.

Ekosistem sepak bola Indonesia harus dibenahi secara menyeluruh, terutama di level terbawah. Struktur kompetisi sepak bola bersifat piramida, sehingga fondasi paling bawah justru memegang peran paling krusial,”

ujar Akmal.

Liga 4 seharusnya menjadi prioritas utama karena menjadi pintu awal pembinaan pemain, klub, dan ofisial sebelum naik ke level yang lebih tinggi hingga puncaknya di Indonesian Super League.

PSSI juga dituntut memiliki landasan hukum yang jelas dan tegas terhadap pelaku tindakan di luar sportivitas dan fair play. Aksi pemukulan wasit, misalnya, harus diberi hukuman berat dan konsisten agar menimbulkan efek jera.

Lingkungan kompetisi yang sehat hanya bisa terwujud jika aturan ditegakkan secara adil, tanpa tebang pilih. Profesionalisme klub, pemain, dan wasit harus benar-benar dijalankan tanpa kompromi.

Empat Insiden Brutal Sebulan, Alarm Bahaya Liga 4

Dalam kurun waktu satu bulan saja, setidaknya terjadi empat insiden kekerasan serius di Liga 4. Mulai dari kasus Muhammad Hilmi Gimnasiar (Putrajaya Pasuruan) yang menendang dada pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Anugraha Diansah, hingga dijatuhi sanksi larangan seumur hidup.

Selain itu, insiden yang melibatkan Dwi Filihanto dari KBFC di Liga 4 DIY, aksi Raihan Alfarik dari PSIR Rembang yang melakukan tendangan keras terhadap pemain Persikab Lora Rizal Limas di Liga 4 Jawa Tengah, hingga pemukulan wasit di Liga 4 Nusa Tenggara Barat oleh pemain dan ofisial tim.

Rentetan kejadian ini menjadi alarm keras bagi PSSI bahwa ada masalah serius yang tidak bisa lagi diabaikan.

DPR Desak Panggil Ketum PSSI

Maraknya aksi brutal di Liga 4 juga mendapat sorotan dari parlemen. Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lalu Hadrian Irfani, meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memanggil Ketua Umum PSSI.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Kemenpora bersama Komisi X DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 27 Januari 2026 kemarin.

Saya berharap ini kepada Pak Menteri, tentang sepak bola kita untuk beberapa masalah terutama tentang pengembangan sepak bola kita,”

kata Lalu.

Sudah Keluar dari Nilai Sportivitas

Lalu menyoroti berbagai insiden di Liga 4 yang dinilai sudah melenceng jauh dari nilai sportivitas. Ia menyebut adanya pemain yang justru melakukan kekerasan di lapangan hingga menyebabkan cedera serius.

Kita mengetahui beberapa waktu yang lalu, ada pemain sepak bola yang tidak melaksanakan perannya sebagai pemain sepak bola. Di lapangan sepak bola justru mengeluarkan jurus-jurus kungfu. Sehingga berakibat fatal bagi pemain-pemain sepak bola yang lain,”

ujarnya menambahkan.

Pernyataan ini menjadi sorotan tersendiri, mengingat Erick Thohir saat ini menjabat sebagai Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI.

Citra Buruk Sepak Bola Indonesia

Terlepas dari ironi rangkap jabatan tersebut, Lalu menegaskan bahwa aksi-aksi brutal di Liga 4 telah mencoreng wajah sepak bola nasional.

Apalagi, insiden-insiden tersebut dengan mudah viral di media sosial dan menjadi konsumsi publik internasional.

Ini tentu mencoreng sepak bola kita, tidak hanya di dalam negeri, tetapi ketika itu terus diviralkan melalui media-media, maka dunia internasional pun akan menonton itu,”

katanya.

Ia mengaku khawatir jika tidak ada langkah serius dari PSSI, kepercayaan publik terhadap sepak bola nasional akan kembali merosot.

Jika kekerasan terus dibiarkan di Liga 4, maka fondasi sepak bola Indonesia akan rapuh sejak awal. Sepak bola hanya akan maju jika seluruh elemen federasi, klub, pemain, wasit, dan supporter memiliki visi yang sama: membangun sepak bola yang sehat, aman, dan bermartabat.

Rivalitas seharusnya hanya berlangsung selama 90 menit di lapangan. Setelah itu, semua pihak adalah bagian dari industri sepak bola yang harus saling menjaga etika, keselamatan, dan masa depan bersama.

Tag:liga 4olahragaPSSISepak BolaSpill
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Geger Pengakuan BEM UBK soal Duit Demo, Gibran Diminta Buka Fakta Sebenarnya, Berani?
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026).
1
Sadis Aniaya Pacar, Taufik Akan Diperiksa Kejiwaan dan Ditahan di Sel Khusus
By Rahmat Baihaqi
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung.
2
Harga Gas Industri Meroket, DPR Turun Tangan Usai 55 Ribu Buruh Terancam PHK
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco (kedua kanan) dan Cucun Ahmad Syamsurijal (kanan) tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait potongan komisi untuk layanan ojek online (ojol) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
3
2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latihan Militer, Begini Penjelasan Kemhan
By Rahmat Baihaqi
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
4
Prabowo Ungkap Ciri Koruptor: Biasanya Orang Pintar Tahu Cara Mencuri
By Rahmat Baihaqi
Presiden Prabowo hadir dalam Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan, di Gorontalo, 24 Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat
Daerah

Tak Cukup Satu Pasal! DPR Minta Taufik Hidayat Dihantam Jerat Hukum Berlapis

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mendesak aparat penegak hukum agar menjatuhkan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026).
Daerah

Sok Jago Nyekap, Parno, Luntang-Lantung: Taufik Hidayat Keok di Majalaya!

Pelarian Taufik Hidayat (30) berakhir di tangan Korps Bhayangkara. Tersangka kasus penyekapan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
11 jam lalu
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung.
Daerah

Sadis Aniaya Pacar, Taufik Akan Diperiksa Kejiwaan dan Ditahan di Sel Khusus

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan mengatakan aksi Taufik Hidayat (30), yang…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
11 jam lalu
Polda Jawa Barat merilis foto DPO Taufik Hidayat.
Daerah

Buronan Penganiaya Kekasih Ditangkap, Pelarian Taufik Hidayat Berakhir di Bandung Raya

Penyidik Polda Jawa Barat berhasil mengakhiri pelarian Taufik Hidayat (30), buronan kasus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up