Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 9 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / BPJS Ungkap 8 Penyakit Kronis Paling Banyak Sedot Anggaran, Hingga Rp50,2 Triliun
Hype

BPJS Ungkap 8 Penyakit Kronis Paling Banyak Sedot Anggaran, Hingga Rp50,2 Triliun

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Februari 3, 2026 10:02 am
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Petugas melayani warga peserta program BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Jakarta Selatan
Pelayanan BPJS Kesehatan (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc)
SHARE

BPJS Kesehatan menyatakan bahwa penyakit kronis masih menjadi tantangan bagi sistem kesehatan nasional.

Bahkan sepanjang 2025, lebih dari Rp50,2 triliun iuran peserta BPJS Kesehatan digunakan untuk membiayai pelayanan kesehatan terkait penyakit kronis.

Dalam data terbarunya, BPJS Kesehatan membeberkan ada delapan penyakit kronis yang paling banyak menyedot anggaran.

Penyakit jantung menempati urutan pertama yakni sebanyak 29,7 juta kasus dengan biaya Rp17,3 triliun.

Penyakit ginjal dengan 12,6 juta kasus dan menghabiskan biaya biaya Rp13,3 triliun. Terdapat 7,2 juta kasus kanker di Indonesia dengan biaya Rp10,3 triliun.

Selain tiga besar itu, ada juga penyakit lainnya seperti diabetes, stroke, sirosis hati, thalasemia, dan hemofilia.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah mengatakan angka tersebut menggambarkan betapa besarnya beban penyakit tidak menular yang kian meningkat di Indonesia.

Rizzky menambahkan dana tersebut digunakan untuk membayar layanan kesehatan pada sekitar 59,9 juta kasus penyakit kronis.

Untuk itu, lanjut Rizzky, pihaknya semakin menguatkan strategi promotif dan preventif, salah satunya melalui Skrining Riwayat Kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dalam lima tahun terakhir, jumlah peserta JKN yang melakukan Skrining Riwayat Kesehatan meningkat sangat signifikan. Dari 2,2 juta peserta pada 2021, melonjak menjadi 79,5 juta peserta pada 2025.

Masyarakat sudah mulai sadar pentingnya deteksi dini. Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat pula penanganannya,”

ujar Rizzky dalam keterangan resminya, Senin 2 Februari 2026.

Dari hasil skrining menunjukkan fakta yang cukup mengkhawatirkan. Dari 79,5 juta peserta yang telah menjalani skrining, sebanyak 34,6 juta peserta terdeteksi berisiko mengidap penyakit kronis.

Penyakit yang paling banyak muncul adalah hipertensi, stroke, dan penyakit jantung, dengan total mencapai 23 juta peserta berisiko.

Selain itu, sekitar 17 juta peserta terdeteksi berisiko mengidap diabetes melitus, penyakit yang dikenal sebagai ‘silent killer’ karena sering berkembang tanpa gejala awal yang jelas.

Penyakit kronis lain yang juga teridentifikasi antara lain kanker serviks dengan 14,4 juta peserta berisiko, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) sebanyak 3,3 juta peserta, serta tuberkulosis (TBC) dengan 2,4 juta peserta berisiko.

Tak hanya itu, skrining juga menemukan 2,2 juta peserta berisiko hepatitis B, 1,5 juta berisiko kanker paru, dan sekitar 1 juta peserta berisiko kanker payudara. Sisanya terdeteksi berisiko mengidap hepatitis C, thalasemia, hingga kanker usus.

Tag:AnggaranBPJSHipertensiJantungPenyakit KronisSistem KesehatanStroke
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cibir Keluhan Pasien BPJS dan Diduga Langgar Sumpah: IDI Bakal Panggil Dokter Nirempati
By Syifa Fauziah
Ilustrasi kritik sikap nirempati tenaga medis terhadap keluhan pasien BPJS.
1
Sertifikat Prestasi Bukan ‘Tiket Emas’: Rekrutmen Polri Wajib Lewat Seleksi BETAH
By Adi Briantika
Ilustrasi seleksi anggota Polri.
2
Wasit Jadi Sorotan! Keputusan VAR di Laga Indonesia vs Singapura Tuai Polemik
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
3
Anak Sering Bawa Pulang MBG untuk Ibunya, BGN Kini Perketat Larangan
By Rika Pangesti
Siswa menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 106162, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara
4
Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Titik Awal Api Masih Misterius
By Rika Pangesti
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta
5

BERITA LAINNYA

Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng.
Hype

Empat Jurnal UMB Naik dan Pertahankan Akreditasi SINTA, Bukti Penguatan Riset Kampus

Universitas Mercu Buana (UMB) kembali mencatatkan perkembangan positif dalam penguatan budaya penelitian…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Buku Panduan Shalat
Hype

Anak Skena Yogyakarta Bikin Buku Panduan Salat Dikemas Personal

Bukan sekadar buku panduan ibadah, komunitas anak muda asal Yogyakarta, SkeNU, menghadirkan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Perayaan Chusoek menggunakan baju daerah Korea
Hype

Chuseok, Tradisi Panen dan Hari Raya Keluarga di Korea Selatan

Berbagai negara di dunia memiliki tradisi untuk merayakan musim panen sebagai bentuk…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Rumah Gaya Japandi
Hype

Kelihatan Estetik dan Mahal, kenapa Rumah Gaya Japandi Kurang Cocok Diterapkan di Indonesia?

Kalau kamu sering scroll Pinterest, Instagram, atau TikTok buat cari inspirasi rumah,…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up