Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 6 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Pembangunan Perbatasan Papua Selatan Tersendat, DPR Bongkar Penyebab Utamanya
Nasional

Pembangunan Perbatasan Papua Selatan Tersendat, DPR Bongkar Penyebab Utamanya

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Februari 6, 2026 2:31 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi (Foto: Dokumentasi Parlemen)
SHARE

Upaya mempercepat pembangunan di kawasan perbatasan Papua Selatan menghadapi kendala serius.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, saat melakukan kunjungan kerja ke Merauke.

Salah satu kendalanya adalah regulasi terkait kawasan hutan lindung disebut menjadi penghambat utama berbagai rencana pembangunan infrastruktur, terutama di sekitar Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Menurut Dede Yusuf, lokasi sejumlah PLBN berada di area yang secara hukum berstatus sebagai hutan lindung.

Akibatnya, pembangunan fasilitas publik tidak dapat dilakukan secara maksimal karena terbentur aturan.

PLBN ini banyak berada di daerah kawasan hutan lindung. Sehingga, di area kawasan hutan lindung itu praktis tidak boleh dilakukan pembangunan-pembangunan yang signifikan. Karena ya dia hanya boleh sebagai hutan lindung,”

ungkap Dede Yusuf.

DPR Dorong Koordinasi Lintas Kementerian

Melihat kondisi tersebut, Dede Yusuf menilai perlunya langkah strategis melalui koordinasi lintas kementerian.

Tujuannya agar masyarakat di wilayah perbatasan dapat menikmati fasilitas dasar yang layak seperti pendidikan, akses jalan, dan pemukiman.

Ia menegaskan akan membawa persoalan ini ke pemerintah pusat agar kawasan perbatasan bisa mendapatkan perlakuan khusus.

Itu sebabnya kami harus diskusi dengan Menteri Kehutanan, kita akan mendorong agar kawasan daerah perbatasan itu dikeluarkan dari kawasan hutan lindung. Karena tanpa dikeluarkan dari kawasan hutan lindung, kita tidak bisa membangun sekolah, tidak bisa membangun jalan, tidak bisa membangun desa disitu,”

tegasnya.

Selain soal status kawasan, Dede Yusuf juga menyoroti pentingnya kejelasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dari pemerintah provinsi.

Ia menilai RTRW menjadi fondasi utama bagi pemerintah pusat dan BNPP dalam merancang strategi pembangunan perbatasan.

Kita tunggu dulu RTRW dari pemerintah provinsi. Baru kemudian berdasarkan RTRW tersebut, maka kawasan perbatasan BNPP itu bisa mengatur strategi untuk menjadikan itu kawasan apa? Kawasan pertumbuhan pertanian kah? Industri kah? Kawasan pertumbuhan kerjasama kah?”

tutup Legislator dari Dapil Jawa Barat II tersebut.

Tag:Dede Yusuf Macan EffendiDPRPapua SelatanPembangunanPerbatasanRegulasi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Ikuti
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Suasana Kemacetan Kota Jakarta
Ekonomi Bisnis

Datanya Mengejutkan, Ekonom Ungkap Kejanggalan Ekonomi RI 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tumbuh di angka 5,11 persen secara year on year (yoy), dengan pertumbuhan di kuartal IV-2025 sebesar 5,39 persen yoy. Sumber pertumbuhan…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Presiden RI Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese
Internasional

Prabowo Tegaskan Prinsip Bebas Aktif Lewat Traktat Keamanan RI–Australia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese secara resmi menegaskan komitmen untuk memperdalam kemitraan strategis kedua negara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Traktat Keamanan Bersama Indonesia–Australia.…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza
Internasional

PBB Ungkap Korban Tewas dan Luka di Gaza Terus Bertambah

Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza kembali memburuk. Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan adanya puluhan korban tewas dan luka-luka dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Insiden tersebut terjadi saat pasien beserta para…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya, Nur Adi Wardojo.
Nasional

KLH: Program MBG hingga Swasembada Pangan Mustahil Berhasil Jika Lingkungan Rusak

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan, bahwa keberhasilan program prioritas pemerintah mulai dari…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
2 jam lalu
Wakil Ketua DPR Adies Kadir mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon hakim Mahkamah Konstitusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). Komisi III DPR menyetujui Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi terpilih dari usulan DPR.
Nasional

Jauh dari Figur Negarawan, Adies Kadir Dinilai Tak Layak Jadi Hakim MK

Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, menilai Adies Kadir tidak memenuhi syarat…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
2 jam lalu
Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari. (Foto: owrite)
Nasional

Jadikan Adies Kadir Calon Tunggal Hakim MK, DPR Tak Baca UU?

Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari menilai DPR tidak membaca Undang-Undang saat…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
3 jam lalu
Ilustrasi Pemulihan Infrastruktur, Jalur Kereta Api Medan–Binjai Beroperasi Kembali
Nasional

14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa Imbas Gempa 6,5 Magnitudo di Pacitan

KAI Daop 6 Yogyakarta mengatakan bahwa 14 kereta api berhenti luar biasa…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up