Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 11 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Datanya Mengejutkan, Ekonom Ungkap Kejanggalan Ekonomi RI 2025 Tumbuh 5,11 Persen
Ekonomi Bisnis

Datanya Mengejutkan, Ekonom Ungkap Kejanggalan Ekonomi RI 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Februari 6, 2026 5:45 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Suasana Kemacetan Kota Jakarta
Suasana Kemacetan Kota Jakarta (Foto: OWRITE/Hadi Febriansyah)
SHARE

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tumbuh di angka 5,11 persen secara year on year (yoy), dengan pertumbuhan di kuartal IV-2025 sebesar 5,39 persen yoy. Sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi pada 2025 ini disumbang oleh konsumsi rumah tangga sebesar 2,62 persen.

Merespons hal ini, Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menilai ada beberapa kejanggalan dari angka statistik yang diumumkan oleh BPS ini.

Cacat berpikir. Itu yang tergambar dari benak saya ketika mendengar pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 di angka 5,11 persen secara yoy, dengan pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 di angka 5,39 persen secara yoy. Ada beberapa kejanggalan,”

ujar Huda dalam keterangan tertulis Jumat, 6 Februari 2025.

Huda menyoroti, angka kumulatif pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) pada 2025, yang tidak melebihi angka 5,11 persen. Sedangkan kontribusi keduanya mencapai 82,65 persen, yang mana konsumsi rumah tangga sebesar 53,88 persen dan PMTB sebesar 28,77 persen. 

Lantas, sumber pertumbuhan yang membuat jadi 5,11 persen dari mana? Jika dilihat dari paparan kepala BPS, pertumbuhan tertinggi adalah ekspor dengan pertumbuhan 7,03 persen,”

tuturnya.

Namun jangan lupa, ekspor tidak pernah berdiri sendiri karena ada impor (perdagangan internasional). Pun tumbuh tinggi net ekspor, kontribusinya relatif kecil, 8,47 persen, namun jadi pendorong utama? Ini jadi pertanyaan,”

sambungnya.

Huda juga menyoroti terkait PMTB yang naik tajam karena impor mesin dan perlengkapan. Tercatat pertumbuhan PMTB sub komponen mesin dan perlengkapan di angka 17,99 persen. 

Di sisi lain, net ekspor diklaim menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi dengan menjadi sumber pertumbuhan sebesar 0,74 persen. Jadi kita tempatkan dimana IMPOR mesin tersebut?”

ujarnya.

Huda menilai, kondisi ekonomi tersebut berbanding terbalik dengan realisasi penerimaan pajak yang mengalami penurunan. Sepanjang 2025 realisasi penerimaan pajak hanya mencapai Rp1.917,6 triliun atau 87,6 persen dari target APBN 2025 Rp2.189,3 triliun. Angka ini turun secara neto sebesar -0,7 persen secara yoy.

Kondisi ekonomi tersebut berkebalikan dengan kondisi penerimaan perpajakan dimana penerimaan perpajakan mengalami kontraksi cukup dalam terutama yang berhubungan dengan konsumsi (PPN dan PPnBM). Sewajarnya, ketika ekonomi baik, penerimaan pajak juga membaik. Alhasil, angka yang kontradiktif ini menjadi pertanyaan,”

tuturnya.

Adapun BPS mencatat, pertumbuhan konsumsi rumah tangga kuartal IV-2025 sebesar 5,11 persen. Menurut Huda, bila dilihat dari perkembangan tahunan, wajar ketika konsumsi rumah tangga meningkat di akhir tahun yang sejalan dengan kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK).

Sedangkan untuk komponen dengan pertumbuhan tertinggi pada kuartal IV-2026, yakni berasal dari PMTB tumbuh 6,12 persen yang disumbang oleh barang modal bangunan serta mesin dan peralatan. 

Lagi-lagi mesin yang diimpor menjadi pendorong utama PMTB. Pertanyaan saya bagi BPS, impor mesin dan perlengkapan apakah masuk ke PMTB atau Impor atau keduanya?”

imbuhnya.
Tag:APBNBPSEkspor imporInvestasiKonsumsi Rumah TanggaPertumbuhan Ekonomi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Sefruit

Cara Kamu Beresin Kamar Ternyata Bisa Nunjukin Tipe Kepribadian Kamu

Cara kamu beresin kamar ternyata bisa cerminkan kepribadian dan pola pikirmu sehari-hari. Dari tipe perfeksionis, mood-based, sampai chaos tapi hafal semua — kamu yang mana? Yuk, cari tahu!

By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
4 Min Read
Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng
Hype

IUP Universitas Mercu Buana Buka Jalan Mahasiswa Tembus Kampus Dunia

Universitas Mercu Buana terus memperkuat langkahnya menuju kampus berkelas internasional melalui International Undergraduate Program (IUP). Program yang telah berjalan sejak 2015 ini menjadi pintu bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman akademik…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
3 Min Read
Bandara Miangas
Nasional

Diresmikan Jokowi, Prabowo Janji Perbaiki-Rawat Bandara Miangas

Presiden Prabowo Subianto berjanji akan memperbaiki dan merawat Bandara Miangas, di Sulawesi Utara yang diresmikan oleh Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Adapun Miangas merupakan salah satu pulau terluar di utara…

By
Anisa Aulia
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi SPBU Shell. (Sumber: Dok. Shell Indonesia)
Ekonomi Bisnis

SPBU Shell Mulai Jual BBM, Berapa Harganya? Jangan Kaget Ya!

SPBU Shell kembali beroperasi, dengan menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai hari…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
8 jam lalu
Gambar ilustrasi saham
Ekonomi Bisnis

IHSG Merangkak Naik, Asing Mulai Borong Saham Rp11,42 Triliun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada periode perdagangan 4-8 Mei 2026.…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
15 jam lalu
Pompa Bensin RON 92 hingga 98. (Sumber: Unsplash/Marek Studzinski)
Ekonomi Bisnis

RON 90 sampai 98, BBM Mana yang Paling Cocok untuk Mobil Anda? Simak Penjelasannya

Research Octane Number (RON) merupakan hal penting yang mengindikasi kualitas dan kemampuan bahan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
1 hari lalu
Presiden Komisari AKR Soegiarto Adikoesoemo. (Sumber: Dok. AKR)
Ekonomi Bisnis

Dikelola Konglomerat Energi Indonesia, Ini Profil Pemilik SPBU BP-AKR

Salah satu pesaing Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Pertamina (Persero),…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up