Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 15 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • Sepak Bola
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / IHSG Anjlok, Bos BEI-Petinggi OJK Mundur: Alarm Krisis Kepercayaan Investor RI?
Ekonomi Bisnis

IHSG Anjlok, Bos BEI-Petinggi OJK Mundur: Alarm Krisis Kepercayaan Investor RI?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Februari 9, 2026 2:46 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Pengunjung memotret layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026)
Pengunjung memotret layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/rwa)
SHARE

Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang diikuti mundurnya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sejumlah pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi sinyal serius. Kondisi itu menjadi alarm krisis kepercayaan institusi baik di pasar modal, pemerintahan, dan ekonomi yang lebih luas.

Peneliti Bidang Ekonomi The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII), Putu Rusta Adijaya mengatakan mundurnya Dirut BEI dan petinggi OJK semakin memperburuk ekspektasi, persepsi, dan tingkat kepercayaan investor atas kondisi pasar modal Indonesia. 

Hal tersebut berpotensi sebagai sinyal atau alarm krisis kepercayaan institusi, tidak hanya institusi pasar modal, tetapi institusi pemerintah dan ekonomi yang lebih luas. Ketidakpercayaan terhadap institusi adalah sesuatu yang jauh lebih kompleks yang dapat memengaruhi suatu perekonomian,”

ujar Putu dalam keterangannya Senin, 9 Februari 2026.

Memang secara umum, IHSG tidak langsung dicerminkan dari fundamental ekonomi makro Indonesia. Ada banyak faktor yang memengaruhi perilaku investor yakni pertumbuhan ekonomi, inflasi, stabilitas fiskal atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), hingga global. 

Tetapi, kita juga lupa bahwa investor dalam pasar modal adalah juga agen ekonomi yang memiliki ekspektasi, persepsi, dan tingkat kepercayaan akan kondisi saat ini dan di masa depan,”

tuturnya.

Adapun ambruknya IHSG pada 28 dan 29 Januari 2026 disebabkan, oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan saham-saham RI dari portofolio miliknya. Hal ini pun direspons dengan mundurnya Dirut BEI dan sejumlah pejabat OJK sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi tersebut.

Putu menilai, mundurnya para elite regulator maka akan dibaca oleh investor domestik dan global sebagai sinyal ketidakpercayaan bagi institusi, yang mendorong instabilitas perekonomian. Menurutnya, dalam menjaga stabilitas pasar dan ekonomi, kepastian dan kepercayaan adalah mutlak. 

Komunikasi yang tidak jelas atau hanya satu sisi dapat menurunkan ekspektasi, persepsi, dan tingkat kepercayaan investor. Ini adalah cerminan kualitas institusi yang buruk. Dalam konteks global yang sudah penuh ketidakpastian, Indonesia justru menambah variabel ketidakpastian di pasar domestik,”

jelasnya.

Dengan demikian, dia mengatakan bahwa reformasi perbaikan tata kelola merupakan tugas yang harus dilakukan tidak hanya institusi pasar modal dan kepemimpinannya, tetapi juga seluruh institusi dan kepemimpinan di Indonesia. 

Putu menuturkan, pasar, secara umum tidak hanya menilai jumlah regulasi, tetapi juga bagaimana konsistensi dan kualitas regulasi yang diimplementasi, bagaimana kepemimpinan institusinya, dan lain-lain. Hal-hal tersebut yang harus diperhatikan dan diperbaiki pemerintah karena ini berkaitan dengan ekspektasi, persepsi, dan tingkat kepercayaan investor akan kondisi saat ini dan di masa depan.

Ia berpandangan, gejolak IHSG merupakan ekspektasi, persepsi, dan tingkat kepercayaan investor. Kemudian mundurnya pimpinan BEI–OJK adalah sinyal bahwa Indonesia harus berbenah dari ‘akar’ hingga ‘daun’. 

Ini adalah momentum untuk membenahi tata kelola dan kepemimpinan institusi secara serius, baik melalui transparansi komunikasi, akuntabilitas, dan lain-lain. Memperbaiki kualitas institusi itu adalah pekerjaan rumah yang tidak mudah, tetapi tidak mustahil,”

imbuhnya.

Sebagai informasi, petinggi dari gedung pengawas keuangan yang mundur adalah Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, serta Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Inarno Djajadi.

Lalu anggota OJK lainnya juga mundur yakni Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon (DKTK) Aditya Jayaantara. Sedangkan di lantai bursa Iman Rachman meninggalkan jabatannya sebagai Direktur Utama BEI.

Tag:BEIIHSGinvestorOJKpasar modal
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Viral! Anggota DPRD Jember Diduga Main Game dan Merokok saat Rapat, Tuai Sorotan Warganet
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Achmad Syahri As Siddiqi
1
Rupiah Amblas Lagi ke Rp17.614 per Dolar AS dan Cetak Rekor, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
2
Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
3
Trump Bongkar Obrolan Rahasia dengan Xi Jinping Soal Iran
By Iren Natania
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
4
Trump Klaim China Sepakat Beli Minyak AS, Harga Minyak Terbang ke US$107,30 per Barel
By Anisa Aulia
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
5

BERITA LAINNYA

Konglomerat Prajogo Pangestu. (Sumber: Barito Pasific)
Ekonomi Bisnis

Prajogo Pangestu Lepas 1 Miliar Saham CUAN, Biar Apa?

Konglomerat RI Prajogo Pangestu kembali melepas saham miliknya di PT Petrindo Jaya…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
54 menit lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
Ekonomi Bisnis

Rupiah ‘Keok’ ke Level Rp17.600 per Dolar AS, Ekonom Minta BI Tak Kerek Suku Bunga

Nilai tukar rupiah akhir-akhir ini mengalami pelemahan, dan telah menyentuh level terdalam…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
1 jam lalu
Pengeboran Onshore Milik Pertamina. (Sumber: Dok. PHE)
Ekonomi Bisnis

Lampaui Efisiensi, PHE Berhasil Hemat Anggaran Rp11 Triliun Lebih pada 2025

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat realisasi efisiensi biaya (cost optimization) sebesar…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
2 jam lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?

Nilai tukar rupiah terus menunjukkan pelemahan, dan menempatkannya sebagai salah satu mata…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up