Persija Jakarta tengah berada dalam situasi kurang ideal menjelang laga penting melawan Bali United pada pekan ke-21 Super League Indonesia musim 2025/2026.
Pertandingan Bali United vs Persija dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu 15 Februari 2026.
Laga ini menjadi sorotan karena posisi Macan Kemayoran di papan atas klasemen mulai terancam.
Saat ini Persija berada di peringkat ketiga dengan koleksi 41 poin dari 20 pertandingan. Mereka tertinggal enam angka dari Persib Bandung yang memimpin persaingan di papan atas.
Kondisi ini tak lepas dari kekalahan 0-2 yang diderita Persija saat menjamu Arema FC. Hasil tersebut membuat tekanan terhadap tim semakin besar, terutama dalam perburuan gelar musim ini.
Dengan selisih poin yang mulai melebar, Persija tak memiliki banyak ruang untuk kembali kehilangan angka jika ingin tetap berada dalam jalur juara.
Tantangan Berat di Markas Serdadu Tridatu
Bertandang ke markas Bali United bukan perkara mudah. Serdadu Tridatu dikenal tangguh saat bermain di kandang sendiri.
Meski demikian, performa tuan rumah juga tengah naik turun. Tim asuhan Johnny Jansen mencatat dua kekalahan dan satu hasil imbang dalam tiga laga terakhir.
Situasi ini membuka peluang bagi Persija untuk mencuri poin penuh.
Di sisi lain, tekanan bisa menjadi pedang bermata dua. Persija berpotensi tampil agresif demi melampiaskan kekecewaan, namun juga rawan tampil di bawah ekspektasi jika mental belum pulih sepenuhnya.
Fokus Perbaikan Mental Usai Kekalahan
Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, mengungkapkan bahwa aspek mental menjadi perhatian utama tim jelang laga ini.
Persiapan kami, memang yang paling utama memperbaiki masalah mental, dalam hal ini kekalahan dari Arema,”
kata Ricky dalam jumpa pers sebelum pertandingan.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kebangkitan psikologis pemain menjadi kunci utama untuk menghadapi tekanan di laga tandang.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, dituntut untuk meramu strategi yang tepat agar tim mampu tampil efektif dan tajam di lini depan.
Pertanyaannya kini, mampukah Persija bangkit dan menjaga asa juara di kandang Bali United? Peluang tetap terbuka, namun hanya permainan solid dan mental kuat yang bisa membawa Macan Kemayoran keluar dari situasi sulit ini.
