Berburu takjil sudah menjadi tradisi ngabuburit bagi banyak umat muslim. Beberapa tempat bahkan jalanan di Jakarta ramai akan pedagang kaki lima yang menjajakan banyak jajanan khas Ramadan.
Sebut saja takjil Ramadan seperti kolak, bubur sumsum, sop buah, es teler, pisang ijo, es blewah, hingga gorengan menjadi takjil favorit banyak orang.
Tak heran bila banyak masyarakat yang antre membeli takjil untuk berbuka puasa.
Salah satu tempat berburu takjil yang cukup populer di Jakarta yaitu di kompleks Masjid Cut Meutia, Menteng.
Tempat ini dikenal memiliki suasana yang lebih tenang dan tertib dibandingkan pasar takjil di kawasan perkantoran besar.
Lokasinya yang berada di sekitar masjid bersejarah peninggalan era kolonial, yang membuat area ini ramai dikunjungi jamaah dan warga sekitar menjelang waktu berbuka puasa.
Pasar takjil ini cocok bagi Anda yang ingin berburu menu berbuka sambil menunggu waktu sholat Maghrib, karena banyak pengunjung langsung melanjutkan berbuka dan sholat di Masjid Cut Meutia.
Meski tak seramai Masjid Sunda Kelapa, Anda masih bisa menemukan takjil Ramadan seperti gorengan, lontong, kolak, hingga aneka es yang menyegarkan.
Lokasi
Pasat takjil ini berlokasi di sekitar Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat. Pasar takjil dibuka mulai pukul 16.00 – 18.00 WIB. Sebaiknya Anda datang sebelum jam tersebut, karena akan ramai pengunjung.
Menu Khas Banyak Dicari
Di tempat ini, Anda bisa menemukan pedagang yang menjual menu fokus pada takjil tradisional khas Ramadan.
Sebagian besar pedagang di area ini menawarkan menu berbuka yang sederhana namun autentik, seperti bubur sumsum, ketan hitam, kue talam dan nagasari, hingga es cincau hitam untuk pelepas dahaga setelah seharian berpuasa. Menu-menu ini biasanya dibuat dalam jumlah terbatas setiap hari, sehingga
Cara Menuju Pasar Takjil Masjid Cut Meutia
Ada beberapa opsi untuk bisa mengunjungi pasar takjil di Masjid Cut Meutia. Anda bisa menggunakan KRL, MRT, dan TransJakarta.
KRL
Turun di Stasiun KRL Gondangdia, lalu berjalan kaki sekitar 10–15 menit menuju Masjid Cut Meutia.
MRT
Alternatif lain, turun di Stasiun MRT Bundaran HI, kemudian lanjut dengan ojek online sekitar 5–10 menit.
TransJakarta
Turun di Halte Taman Suropati atau Halte Gondangdia. Lanjutkan dengan berjalan kaki menuju Masjid Cut Meutia.
