Timun suri, salah satu buah yang seolah jadi hidangan wajib saat Ramadan. Biasanya, para penjual sudah mulai menjajakan timun suri beberapa hari sebelum memasuki Ramadan.
Tak hanya dijual utuh, beberapa pedagang menjual timun suri yang telah diolah menjadi es sebagai takjil.
Tak hanya enak, buah dengan nama latin Cucumis Sativus ini juga kaya nutrisi di antaranya mengandung Asam linoleat, Vitamin A, Vitamin C, Vitamin K, Potasium, Magnesium, Kalsium, Kalium, dan Fosfor.
Tak heran bila buah ini selalu jadi primadona untuk menambah asupan nutrisi ke dalam tubuh.
Namun, sadarkan Anda, buah timun suri selalu ada hanya saat momen Ramadan. Kira-kira alasannya apa yah?
Nah kali ini owrite akan merangkum alasan buah timun suri hanya ada saat Ramadan saja, berikut rangkumannya dari berbagai sumber, Senin, 23 Februari 2026.
- Faktor Musim Panen
Banyak orang yang menganggap bahwa timun suri adalah buah yang hanya tumbuh saat Ramadan, padahal nyatanya timun suri termasuk tanaman yang masa tanamanya cukup singkat, yakni 2-3 bulan.
Biasanya petani menyesuaikan masa tanam agar bisa panen bertepatan dengan Ramadan. Sejak dulu, timun suri kerap jadi hidangan favorit saat Ramadan. Tak heran bila para petani memanfaatkan peluang tersebut.
- Mengikuti Permintaan Pasar
Saat Ramadan, permintaan distribusi timun suri cukup tinggi. Hal itu membuat distributor cenderung mendatangkan timun suri dalam jumlah besar saat Ramadan. Berbeda dengan hari-hari biasa yang risiko tidak terjualnya sangat tinggi.
- Pengaruh Budaya
Seperti yang dikatakan sebelumnya, timun suri menjadi primadona saat Ramadan. Tidak sedikit dari mereka yang menganggap bahwa timun suri simbol Ramadan. Hal itu yang membuat timun suri selalu ditunggu-tunggu jelang Ramadan.
- Memiliki Banyak Manfaat untuk Kesehatan
Timun suri mengandung banyak nutrisi yang bagus untuk tubuh. Kandungan nutrisi di dalam timun suri antara lain, Asam linoleat, Vitamin A, Vitamin C, Vitamin K, Potasium, Magnesium, Kalsium, Kalium, dan Fosfor.
Kandungan nutrisi di dalam timun suri ini membantu menghidari tubuh, membantu sistem pencernaan, sumber antioksidan, hingga membantu menyembuhkan panas dalam. Tak heran bila timun suri cocok dikonsumsi untuk menu berbuka puasa.
