Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 6 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Serangan ke Iran Bisa Picu Resesi Global, Harga Minyak Terancam Tembus US$100 per Barel
Ekonomi Bisnis

Serangan ke Iran Bisa Picu Resesi Global, Harga Minyak Terancam Tembus US$100 per Barel

dusep-malik
Last updated: Maret 1, 2026 12:38 pm
By
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
- Redaktur
5 bulan lalu
Share
Ilustrasi pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Mohamed Fsili)
Ilustrasi pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Mohamed Fsili)
SHARE

Serangan Amerika Serikat dan zionis Israel terhadap Iran memicu kekhawatiran serius di pasar energi global. Iran yang merupakan anggota OPEC dan produsen minyak terbesar keempat di organisasi tersebut, berpotensi menjadi pemicu gangguan pasokan besar di Timur Tengah.

Daftar isi Konten
  • Pasar Dinilai Meremehkan Risiko
  • Ancaman Keamanan di Selat Hormuz
  • Risiko Lonjakan Harga dan Panic Buying
  • Cadangan Strategis AS Tak Cukup?

Dalam skenario terburuk, kondisi ini bahkan bisa menyeret ekonomi dunia ke jurang resesi. Terlebih, Iran memproduksi lebih dari 3 juta barel minyak per hari. Negara itu juga berbatasan langsung dengan Selat Hormuz yang merupakan jalur pelayaran paling vital bagi perdagangan minyak dunia, dimana sekitar sepertiga ekspor minyak mentah global yang dikirim melalui jalur laut melewati selat tersebut.

Pasar Dinilai Meremehkan Risiko

Bob McNally, mantan penasihat energi Gedung Putih era Presiden George W. Bush, menilai pasar selama ini terlalu tenang menghadapi risiko geopolitik di kawasan.

Ini bukan situasi biasa,”

kata McNally, yang kini memimpin Rapidan Energy dikutip dari CNBC, Minggu, 1 Maret 2026.

Ia memperkirakan harga minyak mentah berjangka bisa melonjak 5-7 dolar AS per barel saat pasar dibuka kembali, seiring investor mulai memperhitungkan risiko eskalasi.

Sebagai gambaran, harga Brent terakhir ditutup di level US$72,48 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$67,02 per barel.

Ancaman Keamanan di Selat Hormuz

Menurut McNally, pemerintah Iran bisa menekan Washington dengan membuat Selat Hormuz tidak aman bagi lalu lintas kapal tanker. Jika jalur itu terganggu, harga minyak berpotensi melesat di atas US$100 per barel.

Lebih dari 14 juta barel minyak per hari melintasi Selat Hormuz. Sekitar 75 persen di antaranya dikirim ke China, India, Jepang, dan Korea Selatan. China sendiri mendapatkan sekitar separuh impor minyaknya dari jalur tersebut.

Penutupan Selat Hormuz dalam waktu lama akan menjamin resesi global,”

ujarnya.

Tak hanya minyak, sekitar 20 persen ekspor gas alam cair (LNG) dunia yang terutama dari Qatar juga melewati selat itu.

Risiko Lonjakan Harga dan Panic Buying

Atas situasi tersebut, apabila selat Hormuz ditutup, sebagian besar kapasitas cadangan minyak dunia dari negara-negara Teluk praktis tidak bisa menjangkau pasar global. Kondisi itu berpotensi memicu aksi penimbunan, terutama oleh negara-negara Asia yang sangat bergantung pada impor energi.

Yang akan terjadi adalah perang penawaran terbesar,”

kata McNally.

Harga minyak, lanjutnya, kemungkinan harus naik sangat tinggi hingga memicu perlambatan ekonomi global demi menekan permintaan dan menyeimbangkan pasar.

Situasi semakin kompleks setelah laporan menyebut Iran meluncurkan rudal ke pangkalan AS di sejumlah negara Teluk. Analis energi Tom Kloza menilai langkah tersebut bisa mengubah perhitungan risiko perusahaan asuransi kapal tanker.

Tarif asuransi kapal yang melintasi Selat Hormuz berpotensi melonjak tajam, bahkan tidak menutup kemungkinan perusahaan asuransi menolak memberikan perlindungan.

Memang ada jalur alternatif. Arab Saudi dan Uni Emirat Arab memiliki jaringan pipa yang tidak melewati Hormuz. Namun kapasitasnya terbatas dan tidak mampu menggantikan seluruh volume yang biasa melintasi selat tersebut.

Cadangan Strategis AS Tak Cukup?

Pemerintahan AS dapat memanfaatkan cadangan minyak strategis (Strategic Petroleum Reserve) yang saat ini menyimpan sekitar 415 juta barel. Namun analis memperingatkan langkah itu hanya solusi sementara.

Dalam krisis pasokan, durasi dan skala sangat menentukan,”

tulis Kevin Book dari ClearView Energy Partners. 

Ia mengingatkan bahwa krisis penuh di Hormuz bisa melampaui kemampuan cadangan strategis AS maupun negara-negara anggota IEA. Dengan ketegangan yang terus meningkat, pasar energi global kini menghadapi ujian terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Tag:Harga MinyakiranIsraelOPECresesi globalSelat HormuzSerangan AS
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
1
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
2
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
3
Babak Baru Polemik Tudingan Wartawan ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Siapkan Langkah Hukum
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus.
4
Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu
By Natania Longdong
Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Dapat Saingan Jakarta Jual Surat Utang Rp3,5 T, Purbaya: Kami Lebih Kredibel dari Pemda

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak khawatir surat utang yang diterbitkan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Anggota DPR sekaligus Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah.
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI 5,29 Persen Bikin Pemerintah Tak Boleh Cepat Puas, Industri dan Pertanian Mulai Melambat

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengingatkan pemerintah agar tak…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nz)
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Menguat Rp17.923 per Dolar AS, Tapi IHSG Merosot 0,12 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tak sejalan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan situasi keuangan negara pada konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Ekonomi Bisnis

Purbaya Bantah Kabar Pemerintah Bakal Hapus Aturan Defisit APBN 3 Persen dari PDB

Pemerintah dikabarkan akan menghapus batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up