Sebagai ekosistem pendidikan yang inklusif, Universitas Mercu Buana menyediakan berbagai wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa melalui unit kegiatan mahasiswa di bidang riset, seni, olahraga, kewirausahaan, dan kepemimpinan.
Upaya tersebut sekaligus sejalan dengan semangat program Kampus Berdampak yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mendorong perguruan tinggi menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan pimpinan universitas dalam pidato pembukaan awal perkuliahan semester genap tahun akademik 2025–2026 program sarjana, profesi, dan magister, yang diselenggarakan secara hibrida dari Studio Mercu TV, Gedung Multimedia, Kampus Meruya, Universitas Mercu Buana, pada Sabtu (7/3).
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng., Rektor Universitas Mercu Buana, menegaskan bahwa kampus tidak hanya menjadi ruang pembelajaran formal di kelas, tetapi juga ruang pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh.
Setiap mahasiswa memiliki potensi yang berbeda. Kampus harus menyediakan panggung agar potensi itu dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Tidak ada bakat yang dianggap remeh. Tidak ada potensi yang dibiarkan tanpa arah,”
ujarnya.
Menurut Andi, ekosistem pendidikan yang dikembangkan kampus tercermin dalam berbagai prestasi mahasiswa pada awal tahun 2026 ini, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Mahasiswa Universitas Mercu Buana, misalnya, meraih penghargaan dalam ajang 2nd International Student Competition yang diselenggarakan di Malaysia.
Selain itu, mahasiswa juga mencatat prestasi dalam Kompetisi Karya Visual Jurnalistik Karni Ilyas Award 2025.
Beragam kegiatan kemahasiswaan yang tersedia mencakup aktivitas riset dan inovasi, pengembangan kewirausahaan mahasiswa, kegiatan seni dan budaya, hingga olahraga dan kepemimpinan organisasi.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman organisasi dan kemampuan sosial yang kuat.
Langkah ini juga dikaitkan dengan semangat program Kampus Berdampak, yang menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menciptakan inovasi dan solusi bagi persoalan masyarakat.
Dalam kerangka tersebut, aktivitas kemahasiswaan dipandang sebagai salah satu ruang pembelajaran yang mampu melahirkan gagasan kreatif sekaligus kontribusi nyata.
Universitas menilai bahwa pengembangan minat dan bakat mahasiswa merupakan bagian penting dari proses pendidikan tinggi.
Dengan dukungan fasilitas, pembinaan organisasi mahasiswa, serta jejaring kolaborasi dengan berbagai pihak, kampus berupaya menciptakan lingkungan yang memungkinkan mahasiswa belajar, bereksperimen, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, Universitas Mercu Buana berharap mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kreativitas, dan kapasitas kepemimpinan yang dapat memberi dampak luas di tengah masyarakat.

