Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 10 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Fenomena Minder Saat Bukber, Ternyata Dipicu Perbandingan Sosial
Hype

Fenomena Minder Saat Bukber, Ternyata Dipicu Perbandingan Sosial

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Maret 11, 2026 1:50 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Sajian makanan saat Buka Puasa bersama
Sajian makanan saat Buka Puasa bersama (Foto: Freepik)
SHARE

Salah satu momen yang ditunggu-tunggu dari bukan puasa adalah agenda buka puasa bersama atau biasa dikenal dengan istilah bukber.

Daftar isi Konten
  • Media Sosial Memperkuat Perasaan Minder
  • Cara Mengatasi Rasa Minder

Dari tahun ke tahun, bukber jadi agenda yang wajib dilakukan untuk bersilaturahmi bersama keluarga, teman yang sudah lama tidak bertemu atau dengan rekan kerja satu kantor.

Poin penting dari buka bersama bukan hanya soal makanan dan minum saja, tetapi harus bisa menjadi momen untuk makin akrab dengan teman yang sudah lama tidak bertemu. Momen ini jadi ajang mereka untuk update kehidupan.

Tak bisa dipungkiri, momen cerita mengenai pencapaian saat bukber terkadang membuat kita minder.

Hal itu juga yang disampaikan oleh Dosen Psikolog Universitas Negeri Melang, Atika Permatasari, S.Psi., M.Psi., bahwa minder seringkali muncul ketika bertemu dengan teman yang sudah laman tak jumpa.

Menurutnya, dalam situasi itu, seseorang tanda sadar melakukan upward social comparison, yakni membandingkan diri dengan orang lain yang dianggap memiliki pencapaian lebih.

Sebetulnya rasa minder muncul bukan karena kegiatan bukbernya, tapi pada bagaimana kita saat bertemu orang-orang yang progres kehidupannya berbeda dengan kita. Saat kita melihat ada teman yang lebih sukses, kita jadi membandingkan diri kita dengan orang tersebut. Ketika itu terjadi, perasaan iri, cemas, dan minder sangat muncul sebagai respon,”

ujar Atika seperti dikutip dari keterangan resmi, Rabu, 11 Maret 2026.

Lebih lanjut, Atika menjelaskan bahwa dorongan untuk membandingkan diri akan semakin kuat ketika pertemuan terjadi dengan teman lama, seperti teman SMA atau teman kuliah.

Hal ini terjadi karena adanya faktor kemiripan latar belakang yang membuat perbandingan terasa lebih relevan dan personal.

Banyak orang menganggap bahwa mereka memiliki titik awal kehidupan yang sama, sehingga secara tidak sadar menjadikan pencapaian teman sebagai tolok ukur keberhasilan diri saat ini.

Karena merasa punya sejarah yang sama, kita cenderung berpikir seharusnya posisi kita sekarang tidak jauh berbeda. Padahal setiap orang memiliki ritme perkembangan yang tidak sama,”

jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa perasaan minder dalam situasi sosial sebenarnya merupakan hal yang normal.

Secara alami manusia memang memiliki kecenderungan untuk membandingkan diri guna mengetahui posisi dan kondisi dirinya saat ini.

Menurut Atika, proses membandingkan diri dengan orang lain tidak selalu membawa dampak buruk. Dalam beberapa kondisi, hal tersebut justru dapat menjadi sumber motivasi untuk berkembang.

Melihat pencapaian orang lain yang lebih tinggi dapat memicu semangat untuk memperbaiki diri. Sebaliknya, menyadari bahwa masih banyak orang yang menghadapi tantangan lebih berat juga dapat menumbuhkan rasa syukur.

Selama dimaknai secara proporsional, perbandingan sosial justru bisa membantu seseorang memahami perjalanan hidupnya dengan lebih bijak.

Media Sosial Memperkuat Perasaan Minder

Namun demikian, Atika juga mengingatkan bahwa media sosial sering kali memperkuat kecenderungan seseorang untuk melakukan perbandingan sosial.

Menurut berbagai riset, semakin sering seseorang mengamati kehidupan orang lain melalui media sosial, maka semakin rendah tingkat self-esteem yang dimiliki.

Hal ini terjadi karena konten yang ditampilkan di media sosial umumnya hanya menampilkan potongan kecil dari kehidupan seseorang dan tidak sepenuhnya merepresentasikan realitas yang sebenarnya.

Konten di media sosial sering kali hanya menampilkan sisi terbaik seseorang, sehingga orang lain mudah merasa tertinggal jika tidak memaknainya secara bijak,”

ujarnya.

Cara Mengatasi Rasa Minder

Untuk menjaga kepercayaan diri saat menghadiri pertemuan sosial seperti buka puasa bersama, Atika menyarankan agar individu tidak hanya fokus pada pencapaian orang lain yang terlihat lebih tinggi.

Ia mendorong setiap orang untuk melihat perjalanan hidup secara lebih proporsional serta mengalihkan energi pada pengembangan diri.

Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan menuliskan setidaknya tiga perkembangan yang telah dicapai dalam hidup.

Cara ini dapat menjadi pengingat bahwa setiap individu bertumbuh dengan waktu dan ritme yang berbeda.

Jika perasaan overthinking berlangsung lama hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, Atika menegaskan bahwa mencari bantuan profesional juga merupakan langkah yang bijak.

Tag:Buka BersamaFenomena MinderMedia SosialPerbandingan Sosial
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Polri mengungkapkan Indonesia jadi sasaran baru sarang tindak pidana daring. (Sumber: Istimewa)
Hukum

RI Kini Jadi Markas Baru Judol dan Scamming Internasional? Ini Fakta Mengejutkannya

Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Brigjen Pol Untung Widyatmoko mengatakan Indonesia kini menjadi sarang baru pergerakan operasi tindak pidana transnasional mulai dari scamming hingga judi online (judol). Hal tersebut…

By
Rahmat
Dusep
3 Min Read
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Nasional

Kepala Daerah Diteror Sumbangan Open Donasi Yatim Dhuafa Catut KPK, Ini Klarifikasinya

Beredar sebuah poster 'Open Donasi Jambore Anak Yatim Al Hilal 2026' mengatasnamakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di media sosial. Dalam poster tersebut juga mencantumkan logo BUMN dan Sekretariat Negara (Setneg)…

By
Rahmat
Dusep
1 Min Read
Pindad Maung MV3 Garuda Limousine yang Dibawa Prabowo Saat KTT ASEAN di Cebu, Filipina (Foto by: Instagram Resmi Presiden Prabowo Subianto)
Nasional

Maung Garuda Limousine Tampil di Filipina, Indonesia Pamer Kekuatan Industri Otomotif?

Menteri Luar Negeri Sugiono buka suara terkait alasan Presiden RI Prabowo Subianto membawa mobil Maung MV3 Garuda Limousine ke Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada 8 Mei lalu.…

By
Iren Natania
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ucapan Happy Wedding
Hype

30 Ucapan Happy Wedding dalam Bahasa Inggris, Simple dan Penuh Makna

Memberikan ucapan happy wedding atau pernikahan dalam bahasa Inggris ke teman, sahabat,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
1 hari lalu
BPJS Kesehatan
Hype

Daftar 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan 2026

Kartu BPJS Kesehatan atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) selama ini dikenal sebagai…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
2 hari lalu
Ilustrasi istilah body count
Hype

Body Count Itu Apa? Istilah Gaul Viral di Kalangan Gen Z

Apakah kamu pernah mendengar istilah body count? Bahasa slang ini pernah ramai…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
2 hari lalu
KTP Elektronik
Hype

Warga Non-DKI Bisa Cetak KTP-el di Jakarta, Ini Syarat dan Ketentuannya

Warga non-DKI Jakarta ternyata tetap bisa melakukan pencetakan KTP elektronik (KTP-el) di…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up