Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 20 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Isu Intervensi Pemerintah ke Media Mencuat, Dewan Pers Diminta Buka Fakta
Nasional

Isu Intervensi Pemerintah ke Media Mencuat, Dewan Pers Diminta Buka Fakta

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Maret 11, 2026 4:34 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Gambar ilustrasi aktifitas kerja pers/media
Gambar ilustrasi aktifitas kerja pers/media. (Gambar dibuat oleh AI)
SHARE

Rumor mengenai dugaan intervensi pemerintah terhadap ruang redaksi sejumlah media nasional belakangan semakin ramai diperbincangkan.

Daftar isi Konten
  • Dewan Pers Diminta Kumpulkan Fakta
  • Intervensi Redaksi Melanggar UU Pers
  • Independensi Pers Dinilai Penting bagi Pemerintah

Isu tersebut mencuat setelah beberapa pimpinan media diketahui mengundurkan diri dari jabatannya dalam waktu berdekatan.

Salah satu yang terbaru adalah pengunduran diri pemimpin redaksi Kumparan, Arifin Asydhad.

Sebelumnya, publik juga menyoroti mundurnya Direktur Utama TVRI serta pergantian pemimpin redaksi di Metro TV yang turut diwarnai spekulasi serupa.

Situasi ini memunculkan desakan agar Dewan Pers segera memberikan klarifikasi terkait kebenaran kabar tersebut.

Dewan Pers Diminta Kumpulkan Fakta

Banyak pihak berharap Dewan Pers dapat segera menghimpun fakta dan menjelaskan secara terbuka kepada publik mengenai kemungkinan adanya intervensi pemerintah terhadap media.

Salah satu peristiwa yang menjadi perhatian publik adalah pengunduran diri Imam Brotoseno dari jabatan Direktur Utama TVRI.

Imam diketahui menyampaikan keputusan tersebut dalam sebuah pertemuan daring pada Senin, 23 Februari 2026.

Dalam rapat tersebut, ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi dengan keluarga serta Dewan Pengawas TVRI.

Meski sempat beredar kabar bahwa pengunduran dirinya terkait tekanan politik, Imam Brotoseno membantah rumor tersebut.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut murni dilatarbelakangi kondisi kesehatannya.

Saya memutuskan mengundurkan diri agar dapat fokus pada keadaan kesehatan saya. Tidak ada tekanan politik atau ancaman kekerasan terhadap diri saya. Saya mundur murni karena alasan kesehatan,”

kata Iman, dalam keterangan tertulis pada Senin, 23 Februari 2026.

Setelah peristiwa tersebut, isu serupa kembali menguat menyusul pengunduran diri pimpinan redaksi Kumparan, Arifin Asydhad.

Peristiwa ini semakin memicu perbincangan publik mengenai kemungkinan adanya intervensi terhadap ruang redaksi media.

Jika dugaan tersebut benar, maka hal itu dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Pers.

Intervensi Redaksi Melanggar UU Pers

Dalam regulasi yang berlaku, intervensi terhadap kerja redaksi media bertentangan dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Salah satu poin penting dalam undang-undang tersebut menyebutkan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai bagian dari hak asasi warga negara.

Karena itu, isu dugaan intervensi terhadap media dinilai perlu ditelusuri secara serius untuk memastikan independensi pers tetap terjaga.

Saat dikonfirmasi terkait kabar tersebut, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menyatakan belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.

Ia menyebut masih perlu melakukan pembahasan internal sebelum menyampaikan pernyataan resmi.

Saya masih belum bisa bicara terkait dengan hal ini. Saya masih harus rapat dengan dewan pembina terlebih dahulu,”

kata Komarudin Hidayat kepada owrite.id.

Independensi Pers Dinilai Penting bagi Pemerintah

Banyak pihak menilai penting bagi semua pihak, termasuk pemerintah, untuk tidak melakukan intervensi terhadap media.

Independensi pers dinilai krusial agar pemerintah tetap memperoleh informasi yang objektif dan independen mengenai kondisi yang terjadi di masyarakat.

Tanpa informasi yang akurat dan independen, kebijakan yang diambil pemerintah berisiko didasarkan pada realitas yang keliru, yang pada akhirnya dapat merugikan publik secara luas.

Tag:Buka Faktadewan persIsu IntervensiPemerintah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) memberikan pembaruan kondisi Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus setelah disiram air keras, di kantor YLBHI
Nasional

Tolak Peradilan Militer Kasus Andrie Yunus, PSHK Gaungkan Prinsip Yurisdiksi Fungsional

Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) menolak penanganan kasus percobaan pembunuhan berencana terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus, melalui peradilan militer. PSHK mendesak agar perkara yang diduga melibatkan empat…

By
Adi Briantika
Ivan
4 Min Read
Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh di Hambalang, Selasa, 17 Maret 2026
Nasional

Antisipasi Krisis Energi: Prabowo Bidik 100 GW Tenaga Surya dan Akselerasi Kendaraan Listrik

Presiden Prabowo Subianto membeberkan rencana besar pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional guna merespons ancaman krisis geopolitik global. Rencana tersebut mencakup transisi besar-besaran ke pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), penghentian…

By
Adi Briantika
Ivan
4 Min Read
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mendesak pemerintah untuk segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen dalam kasus Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus, Rabu, 18 Maret 2026.
Nasional

Investigasi TAUD Kasus Andrie Yunus: Bukan Empat, Tapi Belasan Terduga Pelaku dalam Operasi Besar

Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) telah melakukan investigasi independen kasus serangan air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Dalam siaran pers yang diterbitkan pada 20 Maret 2026, TAUD menyatakan…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
5 Min Read

BERITA LAINNYA

Nasional

Antisipasi Dampak Perang Iran, Prabowo Siapkan Jurus Efisiensi Anggaran

Eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
5 jam lalu
Sejumlah karyawan mengemas paket makanan bergizi gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pentadio Barat, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo
Nasional

BGN Klarifikasi Soal 1 SPPG Dapat Jatah Rp1,8 Miliar

Badan Gizi Nasional (BGN) angkat suara terkait sebuah video yang beredar di…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
6 jam lalu
Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh di Hambalang, Selasa, 17 Maret 2026.
Nasional

Prabowo Blak-blakan Ada ‘Deep State’ di Pemerintah, Bantah Batasi Ruang Demokrasi

Presiden Prabowo Subianto menepis anggapan pemerintahannya membatasi kebebasan berekspresi dan membungkam kelompok…

owrite-adi-briantikadusep-malik
By
Adi Briantika
Dusep
6 jam lalu
Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh di Hambalang, Selasa, 17 Maret 2026.
Nasional

Soal Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Prabowo: Tidak Ada Impunitas bagi Aparat

Presiden Prabowo Subianto merespons kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras…

owrite-adi-briantikadusep-malik
By
Adi Briantika
Dusep
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up