Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 25 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / SPPG Masuk Kampus Tuai Kritik, Perguruan Tinggi Dinilai Terancam Kehilangan Marwah
Nasional

SPPG Masuk Kampus Tuai Kritik, Perguruan Tinggi Dinilai Terancam Kehilangan Marwah

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Mei 7, 2026 3:20 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Petugas menyusun ompreng berisi makanan bergizi gratis ke dalam mobil sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ternate di Ternate, Maluku Utara
Petugas menyusun ompreng berisi makanan bergizi gratis ke dalam mobil sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ternate di Ternate, Maluku Utara (ANTARA FOTO/Andri Saputra/bar)
SHARE

Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan perguruan tinggi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menuai kritik dari sejumlah kalangan.

Daftar isi Konten
  • Dinilai Lebih Tepat Jadi Laboratorium Penelitian
  • Dikhawatirkan Timbulkan Polemik Baru

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional mendorong universitas di Indonesia untuk ikut mendukung program MBG, salah satunya melalui pembangunan dapur SPPG di area kampus.

Namun, langkah tersebut dinilai berpotensi menimbulkan polemik baru, terutama terkait independensi dan marwah institusi akademik.

Pengamat politik Kunto Adi menilai keterlibatan kampus dalam pembangunan dapur SPPG dapat memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Membangun SPPG sebagai alat untuk melegitimasi program MBG yang sebenarnya masih banyak bermasalah di sisi teknisnya, di beberapa daerah juga masih banyak kasus dan berbagai persoalan lain. Menurut saya, itu justru bisa merendahkan wibawa akademik,”

kata Kunto Adi kepada owrite.id.

Menurutnya, perguruan tinggi selama ini dipandang sebagai ruang independen yang menjaga nilai akademik, demokrasi, dan nalar kritis.

Karena itu, keterlibatan dalam program yang masih menuai kontroversi dinilai perlu dipertimbangkan secara matang.

Dinilai Lebih Tepat Jadi Laboratorium Penelitian

Meski mengkritik pembangunan dapur SPPG di kampus, Kunto melihat masih ada sisi positif apabila fasilitas tersebut digunakan sebagai laboratorium riset dan pengembangan.

Itu yang pertama. Tapi kalau membangun dapur SPPG ini dijadikan model laboratorium, misalnya, sehingga bisa menjadi tempat bereksperimen untuk mendapatkan praktik terbaik dari dapur SPPG, ya memang itu tugas perguruan tinggi: riset, penelaahan, dan kajian,”

ujarnya.

Ia menilai fungsi utama kampus seharusnya lebih difokuskan pada pengembangan ilmu pengetahuan dan evaluasi kebijakan, bukan sekadar menjadi pelaksana program pemerintah.

Kunto juga mempertanyakan alasan mendasar pembangunan dapur SPPG langsung di lingkungan universitas. Sebab, menurutnya, fasilitas serupa sebenarnya sudah tersedia di luar kampus.

Hanya saja, pertanyaannya, apakah harus sampai membuat dapur SPPG untuk melaksanakan riset atau kajian itu? Apa tidak bisa kampus membuat semacam laboratorium untuk memetakan berbagai hal tersebut?”

ucap Kunto Adi menanyakan.

Menurutnya, kajian akademik tetap bisa dilakukan tanpa harus menghadirkan dapur operasional di dalam area perguruan tinggi.

Lebih lanjut, Kunto meminta pemerintah, kementerian terkait, dan pihak universitas memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat mengenai tujuan pembangunan SPPG di kampus.

Nah, ini yang menurut saya harus dijawab oleh kementerian, pemerintah, dan juga kampus itu sendiri. Jadi sebenarnya, membangun dapur SPPG itu untuk apa? Itu juga harus dijelaskan kepada publik, termasuk sivitas akademika di kampus itu sendiri,”

kata Kunto Adi.

Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi penting agar tidak muncul kesalahpahaman maupun penurunan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi.

Dikhawatirkan Timbulkan Polemik Baru

Keterlibatan perguruan tinggi dalam program MBG disebut berpotensi memunculkan perdebatan di ruang publik, terutama karena program tersebut masih menuai berbagai kritik teknis di sejumlah daerah.

Kalau menimbulkan masalah baru, saya pikir tidak. Hanya saja, ini bisa menimbulkan polemik di opini publik. Selama ini perguruan tinggi dianggap sebagai garda terakhir kewarasan, demokrasi, dan nilai-nilai baik lainnya. Lalu ketika ikut masuk ke praktik yang masih dianggap bermasalah ini, akhirnya muncul pertanyaan,”

tutur Kunto.

Ia menambahkan bahwa persoalan utamanya bukan sekadar pembangunan dapur, tetapi dampaknya terhadap legitimasi perguruan tinggi di mata masyarakat.

Jadi, problemnya adalah apakah perguruan tinggi akhirnya ikut terdelegitimasi oleh praktik ini atau tidak. Itu yang menjadi persoalannya,”

pungkasnya.
Tag:BGNKampusLaboratorium PenelitianPerguruan tinggiSPPG
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Rekening Donasi Demo Diblokir
By Anisa Aulia
Saham Bank Mandiri Melemah usai isu Pemblokiran Rekening AMPB. (Gambar dibuat AI)
1
Polda Metro Blokir Rekening Bank Mandiri Koordinator AMPB Supriyono Selama 5 Hari
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
2
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
By Ani Ratnasari
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
3
Polda Metro Akui Blokir Rekening Koordinator AMPB Supriyono, Selidiki Asal Muasal Saldo
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan pemblokiran rekening koordinator Aliansi Masyrakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (Sumber: Istimewa)
4
Trofi Melayang, Mental Juang Menyala: Timnas Putri Indonesia U-16 Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026
By Hadi Febriansyah
Sejumlah pesepak bola, staf pelatih, dan ofisial Timnas Putri Garuda Pertiwi U16 Indonesia berfoto dengan medali runner up Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Petugas Kepolisian Polres Kampar dibantu Satgas Karhutla Riau memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
Nasional

72 Tersangka Karhutla Ditetapkan, DPR Desak Semua Perusahaan Diaudit

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, mendesak pemerintah segera…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
12 jam lalu
Petugas berupaya memadamkan kebakaran lahan di Petuk Katimpun, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Nasional

Karhutla Mengganas, DPR Sentil Pemerintah Jangan Asal Salahkan Masyarakat Lokal

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan Barat, menjadi sorotan…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
13 jam lalu
Sejumlah petugas gabungan melakukan evakuasi terhadap pesawat tempur Sukhoi di landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026).
Nasional

Rem Bermasalah Saat Test Flight, Sukhoi TNI AU Tergelincir

Sukhoi Su-30MK2 milik TNI Angkatan Udara tergelincir di Lanud Sultan Hasanuddin, Maros,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
13 jam lalu
Foto udara bekas tebangan kayu yang terbakar di Tenam, Batang Hari, Jambi.
Nasional

Pemerintah Jangan Cuma Padamkan Api, Lakukan Mitigasi Agar Karhutla Tak Selalu Berulang

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengkritik pola penanganan kebakaran hutan dan lahan…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up