Hari ini, Jumat, 13 Maret 2026 bertepatan dengan hari puasa ke-23 menurut ketetapan Pemerintah RI dan Nahdlatul Ulama (NU).
Umat Muslim saat ini tengah berada di fase sepuluh malam terakhir Ramadan 1447 H, sebuah periode paling krusial untuk mengintensifkan ibadah demi meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar.
Selain menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, puasa juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan memperbanyak doa.
Banyak masyarakat juga mulai mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idulfitri, baik dari segi spiritual maupun kebutuhan keluarga.
Di tengah aktivitas harian, mengetahui jadwal imsak dan waktu berbuka puasa menjadi hal penting agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan tepat waktu.
Dengan demikian, umat Muslim dapat menjalani hari ke-23 Ramadan dengan lebih tertib, khusyuk, dan penuh makna.
Jadwal imsak hari ini di wilayah Jakarta dan sekitarnya jatuh pukul 04.33 WIB, waktu Subuh 04.43 WIB, dan waktu terbit pukul 05.54 WIB.
Umat muslim yang ingin menjalankan shalat Dhuha bisa dimulai pukuo 06.22 WIB. Sementara jadwal shalat Zuhur pukul 12.06 WIB, Ashar 15.11 WIB.
Waktu berbuka yang juga bertepatan dengan shalat Magrib pukul 18.10 WIB, dan Isya pukul 19.18 WIB.
Bacaan Berbuka Puasa
Membaca doa berbuka puasa merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Momen berbuka puasa dianggap sebagai salah satu waktu mustajab untuk memanjatkan doa. Oleh karena itu, kita disarankan untuk tidak melewatkan kesempatan ini dengan membaca doa sebelum menikmati hidangan berbuka.
Salah satu doa berbuka puasa yang populer adalah:
”اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ”.
Bacaan Latinnya adalah:
“Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’ala rizqika afthartu birohmatikaya arhamarrahimin.”
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki serta rahmat-Mu aku berbuka, wahai Yang Maha Pengasih.”
Selain doa tersebut, terdapat juga doa berbuka puasa yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, yang menekankan hilangnya dahaga dan harapan akan pahala:
”ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ”.
Bacaan Latinnya adalah:
“Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.”
Artinya:
“Telah hilang dahaga, telah basah tenggorokan, dan telah tetap pahala insya Allah.”

