Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 10 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Negosiasi Trump-Iran Gagal Redam Pasar, Harga Minyak Tembus Level Tertinggi 3 Tahun
Ekonomi Bisnis

Negosiasi Trump-Iran Gagal Redam Pasar, Harga Minyak Tembus Level Tertinggi 3 Tahun

dusep-malik
Last updated: Maret 28, 2026 5:29 pm
Dusep Malik - Redaktur
Share
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab. (Sumber: Dok. Aramco)
SHARE

Harga minyak dunia kembali melonjak dan ditutup pada level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun terakhir. Lonjakan ini terjadi meskipun Presiden Donald Trump mengklaim telah mencoba lakukan pendekatan dari konfrontasi menuju negosiasi dengan Iran.

Dilansir dari CNBC, Sabtu, 28 Maret 2026, harga minyak mentah Amerika Serikat (WTI) naik 5,46 persen dan ditutup di level US$99,64 per barel. Sementara itu, harga minyak acuan global Brent menguat 4,22 persen menjadi US$112,57 per barel, tertinggi sejak Juli 2022 saat dampak invasi Rusia ke Ukraina mengguncang pasar energi global.

Kemudian, dalam perdagangan intraday, harga minyak AS bahkan sempat menembus level psikologis US$100 per barel sebelum akhirnya terkoreksi tipis. Secara mingguan, harga minyak AS naik sekitar 1 persen, sementara Brent cenderung stagnan.

Dengan kondisi tersebut menunjukkan bahwa, pasar belum sepenuhnya percaya terhadap sinyal damai yang disampaikan Washington. Sebab, upaya negosiasi belum mampu meredakan kekhawatiran akan gangguan pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.

Trump diketahui memberikan tenggat waktu 10 hari kepada Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi global. Ia juga menyatakan pembicaraan dengan Teheran berjalan baik, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Iran.

Sebagai bagian dari langkah tersebut, Trump juga menunda serangan terhadap infrastruktur energi Iran hingga 6 April. Namun, langkah ini belum cukup kuat untuk menenangkan pasar yang masih dibayangi risiko eskalasi konflik.

Pasokan Minyak Dunia Tipis dan Rapuh

Di sisi lain, ketegangan di Selat Hormuz masih tinggi. Dua kapal kontainer milik China Ocean Shipping Company dilaporkan mencoba melintas, namun akhirnya berbalik arah. Ini menjadi indikasi bahwa jalur pelayaran strategis tersebut belum sepenuhnya aman.

Peristiwa tersebut merupakan upaya pertama dari perusahaan pelayaran besar untuk melintasi jalur itu sejak konflik pecah. Fakta bahwa kapal tersebut gagal melintas memperkuat persepsi bahwa situasi di kawasan masih sangat tidak stabil.

Meski demikian, Trump mengklaim Iran telah mengizinkan 10 kapal tanker minyak melintas sebagai bentuk “gesture” terhadap Amerika Serikat. Pernyataan ini memberi sinyal bahwa sebagian pasokan energi masih bisa bergerak, meskipun dalam kondisi terbatas.

Namun, para analis menilai kondisi pasar minyak saat ini semakin rapuh. Selama beberapa pekan terakhir, pasar masih mampu bertahan berkat cadangan minyak dan pasokan yang sudah berada di laut. Namun, buffer tersebut kini mulai menipis.

Lembaga riset energi menyebut sistem pasokan global telah berubah dari kondisi “relatif aman” menjadi “rentan”. Gangguan di Selat Hormuz diperkirakan telah menghambat sekitar 17,8 juta barel per hari aliran minyak, dengan total kehilangan pasokan mendekati 500 juta barel.

Situasi ini membuat pasar minyak semakin sensitif terhadap setiap perkembangan geopolitik. Selama ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran belum mereda, volatilitas harga energi diperkirakan akan terus tinggi dan berpotensi menekan ekonomi global.

Tag:BrentHarga MinyakiranKapal TankerPasokanSelat HormuzTrumpWTI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Nasdem Buka Suara soal Edison yang Diciduk KPK: Bukan Kader, Hanya Kandidat Usungan
By Hardani Triyoga
Bupati Muara Enim Edison.
1
DPR Ketok Palu UU Polri Baru, Ini Poin-poin Penting yang Berubah
By Rika Pangesti
Paripurna DPR sahkan RUU Polri menjadi UU.
2
Investor MBG Mulai Berontak, Program Andalan Prabowo Diterpa Gelombang Protes
By Rahmat Tunny
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tubo, Ternate, Maluku Utara, Senin (8/6/2026).
3
Polri Geledah Kantor Wika, Usut ‘Manisnya’ Proyek Pabrik Gula Assembagoes
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi pencatatan keuangan.
4
Skandal Umrah Hanania: Uang Jemaah Buat Bayar Selebgram, Polisi Periksa Keanu Angelo
By Rahmat Baihaqi
Petugas merapikan barang bukti kasus penipuan perjalanan umrah Hanania Group saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut B. Pandjaitan. (Sumber: Instagram @luhut.pandjaitan)
Ekonomi Bisnis

Kata Luhut Soal BI Rate Naik Jadi 5,5 Persen: Langkah Bagus Rem Pelemahan Rupiah

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai keputusan Bank Indonesia…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
8 jam lalu
Eks Menteri Keuangan, Chatib Basri. (Sumber: IG @chatibbasri)
Ekonomi Bisnis

Chatib Basri Sebut Tugas Menkeu Gampang: Naikkan, Potong, Pinjam

Ekonom senior Chatib Basri menilai, tugas dari menteri keuangan (menkeu) dalam menghadapi…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
9 jam lalu
Eks Menteri Keuangan, Chatib Basri. (Sumber: IG @chatibbasri)
Ekonomi Bisnis

Chatib Basri Ingatkan Prabowo soal Risiko Kenaikan Harga Imbas Pelemahan Rupiah

Mantan Menteri Keuangan sekaligus Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Chatib Basri melaporkan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
9 jam lalu
Pekerja membongkar dan menata tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Ekonomi Bisnis

Kemendag Ubah Skema Ekspor Sawit Lewat DSI, Tiga Permendag di Siapkan 

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerbitkan tiga Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang mengatur ekspor…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
9 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up