Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan tokoh Rosario de Marshal di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat Lebaran dan menjadi ajang silaturahmi antara dua sosok yang telah lama saling mengenal.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Teddy menyebut Hercules sebagai sahabat lama yang sudah dikenalnya lebih dari satu dekade.
Hari ini ada kawan lama, 15 tahun lalu ketemu, mau silaturahmi Lebaran,”
kata Teddy, Sabtu, 28 Maret 2026.
Pertemuan tersebut dibagikan melalui media sosial Teddy dengan akun @Teddy_HQ. Dalam video yang diunggah, tampak suasana akrab antara keduanya, memperlihatkan hubungan personal yang telah terjalin cukup lama.
Hercules hadir tidak sendiri, melainkan didampingi oleh dua putranya, Herdinand dan Khayrel. Kehadiran keluarga dalam momen tersebut menambah nuansa kekeluargaan dalam pertemuan tersebut.
Sorotan Pendidikan Anak-anak Hercules
Percakapan dalam pertemuan itu juga menyinggung soal pendidikan anak-anak Hercules yang menempuh studi di luar negeri. Teddy terlihat memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan akademik mereka.
Herdinand mengungkapkan bahwa dirinya telah menyelesaikan pendidikan di Loyola Marymount University, Amerika Serikat. Sementara itu, Khayrel menyebut dirinya merupakan lulusan dari sebuah kampus di Melbourne, Australia, dengan fokus studi manajemen bisnis.
Teddy juga sempat menanyakan kabar dua anak Hercules lainnya, yakni Dede dan Zahnia Zahra, yang juga tengah menempuh pendidikan di luar negeri.
Dalam kesempatan tersebut, Hercules mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian anak-anaknya. Ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai bekal masa depan generasi berikutnya.
Bapaknya boleh preman, tapi anaknya mantap,”
kata dia.
Pernyataan tersebut mencerminkan perubahan perspektif sekaligus kebanggaan seorang ayah terhadap keberhasilan anak-anaknya di bidang pendidikan.
Pesan Teddy: Pendidikan dan Masa Depan
Sebagai penutup obrolan, Teddy memberikan pesan motivasi kepada anak-anak Hercules agar terus belajar dan berprestasi.
Belajar terus kamu ya, segera banggakan orang tua,”
tuturnya.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya pendidikan dan kerja keras dalam meraih masa depan yang lebih baik.
Pertemuan antara Teddy dan Hercules bukan sekadar silaturahmi biasa, tetapi juga mencerminkan nilai hubungan personal, pendidikan, dan perubahan sosial. Dari kisah masa lalu hingga pencapaian generasi berikutnya, momen ini menjadi gambaran dinamika kehidupan yang terus berkembang.





