Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 30 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / 3 TNI Gugur di Lebanon, Petisi Ahli Sebut Keselamatan Prajurit di Atas Diplomasi
Nasional

3 TNI Gugur di Lebanon, Petisi Ahli Sebut Keselamatan Prajurit di Atas Diplomasi

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: Maret 31, 2026 12:48 pm
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL. (Sumber: X/@Puspen_TNI)
Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL. (Sumber: X/@Puspen_TNI)
SHARE

Presiden Perkumpulan Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) Pitra Romadoni Nasution mengecam kematian prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon. Sebab peristiwa tersebut ia nilai bukan insiden biasa. 

Hal tersebut dianggap bukti nyata kegagalan akademik PBB dalam menjamin keamanan pasukan perdamaian yang bertugas di sana. 

Kami menilai keberadaan PBB hari ini bukan simbol perdamaian dunia. Melainkan lembaga yang kehilangan wibawa, kendali, bahkan harga diri di hadapan konflik global,”

kata Pitra kepada owrite, Selasa, 31 Maret 2026. 

Pitra mengingatkan perihal asas hukum Salus Populi Suprema Lex Esto, yang berarti keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Mempertahankan pasukan TNI di wilayah konflik aktif tanpa jaminan keamanan merupakan bentuk kelalaian negara terhadap kewajiban konstitusional. 

Meski pembukaan UUD 1945 mengamanatkan Indonesia untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia, ia mengingatkan amanat tersebut bukan mandat untuk mengorbankan nyawa anak bangsa. 

Pitra menegaskan mempertahankan pasukan TNI di Lebanon dalam kondisi seperti ini sama saja dengan mengirim prajurit ke wilayah kematian tanpa kepastian perlindungan.

Ini bukan lagi misi perdamaian ini adalah risiko yang tidak rasional dan tidak dapat dibenarkan secara hukum maupun moral,”

ucap dia. 

Petisi Ahli mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas:

  1. Menarik seluruh personel TNI dari Lebanon tanpa penundaan;
  2. Mengevaluasi total terhadap keterlibatan Indonesia dalam misi PBB;
  3. Menghentikan pengiriman pasukan ke wilayah konflik aktif yang tidak terkendali;
  4. Menempatkan keselamatan prajurit sebagai prioritas absolut di atas diplomasi internasional.

Pitra mengingatkan bahwa negara yang kuat adalah negara yang melindungi rakyatnya, bukan yang mengorbankannya demi citra global. Jika pemerintah tetap membiarkan kondisi ini, maka hal tersebut dapat dinilai sebagai kegagalan negara dalam menjalankan kewajiban konstitusional untuk melindungi segenap bangsa Indonesia.

Perihal kekhawatiran adanya benturan hukum antara penarikan pasukan secara sepihak dengan amanat Undang-Undang TNI, khususnya terkait Operasi Militer Selain Perang (OMSP), Pitra memastikan penarikan tersebut tak memiliki legitimasi hukum yang kuat. 

Tidak ada benturan hukum. UU TNI memang mengatur OMSP termasuk misi perdamaian dunia di bawah PBB, namun sifatnya bukan kewajiban absolut, melainkan kebijakan politik negara yang tunduk pada evaluasi pemerintah,”

terang dia. 

Bila keselamatan prajurit terancam, maka penarikan pasukan justru selaras dengan prinsip konstitusi yakni melindungi segenap bangsa Indonesia. 

Dengan demikian, penarikan pasukan secara sepihak sah secara hukum, karena negara tidak boleh mempertahankan kebijakan yang membahayakan nyawa prajurit,”

tambah dia. 

Merujuk keterangan Pusat Penerangan TNI, prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur. Seiring dengan peningkatan eskalasi di Lebanon, TNI telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai dengan standar operasional prosedur UNIFIL. 

Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut masih diselidiki. Bahkan proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL. 

Kemudian, TNI berkomitmen untuk melaksanakan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat PBB secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan prajurit dan terus memantau perkembangan situasi di lapangan, serta menyiapkan langkah kontijensi sesuai dinamika di Lebanon.

Tag:IsraelLebanonPasukan PerdamaianPBBTNITNI gugurunifil
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Sistem Satu Suara Diganti AHWA
By Hardani Triyoga
Pelaksaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur
1
Viral Hercules Muncul Saat Kerusuhan Usai Demo DPR, GRIB Jaya Ungkap Alasan Sebenarnya
By Rahmat Baihaqi
Aksi demo ricuh di sekitar DPR, Jakarta.
2
Gempa Susulan Flores NTT Tembus 9.278 Kali, BMKG Mulai Petakan Wilayah Rawan
By Dusep Malik
Update gempa susulan di Flores NTT. (Sumber: BMKG)
3
Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil DTSEN
By Natania Longdong
Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya/wsj)
4
Gus Yahya Bantah Prabowo Tolak Dirinya Pimpin PBNU: “Tidak Masuk Akal”
By Natania Longdong
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dalam Sidang Pleno Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Syaiful Arif/wsj)
5

BERITA LAINNYA

Peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur.
Nasional

Muktamar NU Bikin Aturan Baru, Rais Aam dan Ketum PBNU Dilarang Rangkap Jabatan

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menyepakati aturan baru terkait posisi Rais Aam…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
4 jam lalu
Aksi demo ricuh di sekitar DPR, Jakarta.
Nasional

Viral Hercules Muncul Saat Kerusuhan Usai Demo DPR, GRIB Jaya Ungkap Alasan Sebenarnya

Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya mengakui kehadiran Ketua Umumnya Rosario de…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
7 jam lalu
Pelaksaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur
Nasional

Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Sistem Satu Suara Diganti AHWA

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi menyetujui perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
8 jam lalu
Sejumlah pekerja berada di area ruang produksi yang sudah berhenti operasionalnya selama satu bulan di pabrik PT Victory Apparel Indonesia di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. (Sumber: Antara Foto/Makna Zaezar/nz)
Nasional

Soal RUU Ketenagakerjaan Baru, Buruh Tuntut Pesangon Tak Dipotong dan Outsourcing Dibatasi

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan memperketat…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
23 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up