Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 6 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / ‘State Capitalism’ Era Prabowo Rentan Gagal, Indonesia Terancam Seperti Venezuela
Nasional

‘State Capitalism’ Era Prabowo Rentan Gagal, Indonesia Terancam Seperti Venezuela

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: April 1, 2026 6:51 pm
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh di Hambalang, Selasa, 17 Maret 2026.
Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh di Hambalang, Selasa, 17 Maret 2026. (Sumber: Youtube Prabowo Subianto)
SHARE

Ekonom Core Indonesia Dipo Satria Ramli mengkritik arah kebijakan perekonomian di bawah tangan pemerintahan Presiden Prabowo. 

Di balik narasi “Ekonomi Pancasila” yang sering didengungkan kepada publik, ia berpendapat praktik nyata di lapangan justru menunjukkan state capitalism atau kapitalisme negara yang berisiko tinggi. 

Konsepnya, kalau dia (presiden) berpidato (soal) ‘Ekonomi Pancasila’. Singkatnya, yang dijalankan Prabowo ini adalah state capitalism,”

ujar Dipo dalam acara “Sebelum Pengamat Ditertibkan”, Selasa, 31 Maret 2026, di Jakarta. 

Ia menjelaskan kapitalisme negara sejatinya memiliki rekam jejak sukses di beberapa negara seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang. Namun, ia mencatat ada perbedaan pendekatan yang dilakukan oleh Indonesia. Praktik di Indonesia saat ini dinilai seperti gaya Tiongkok yang memonopoli seluruh sektor, tanpa pelibatan swasta secara proporsional. 

Sementara, model Korea Selatan dan Jepang dianggap lebih ideal karena pemerintah berkolaborasi dengan swasta dan UMKM guna menggarap program negara. Paradigma pemerintah Indonesia yang serba “saya yang mengerjakan” malah dapat menimbulkan problem, terutama ketika instrumen negara tidak berkapasitas mumpuni. 

Sebagai contoh konkret atas kegagalan monopoli negara yaitu karut-marut rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG). Intervensi pemerintah melalui BUMN justru menciptakan inefisiensi dan merugikan pasar. 

Program MBG, tadinya SPPG bisa beli langsung kedelai kepada pemain (petani). Tapi malah dibeli oleh anak perusahaan, Food ID. Food ID ini tidak punya truk, gudang, dan (pegawai) sales. Akibatnya harga kedelai naik Rp1.000 per kilogram,”  

urai Dipo.

Syarat Gagal Terpenuhi 

Penerapan kapitalisme negara haram dilakukan serampangan. Ada tiga prasyarat mutlak agar sistem ini tak berujung kepada kehancuran ekonomi nasional. Sayangnya, menurut Dipo, Indonesia gagal memenuhi syarat tersebut. 

State capitalism sebenarnya butuh tiga syarat agar sukses. Satu, tidak boleh ada korupsi. Kedua, kebijakan harus bagus. Ketiga, pejabat harus handal. Ketiga ini tidak dipenuhi,”

ucap dia. 

Bahkan ia menyorot penempatan posisi strategis yang diisi oleh sosok ahli dalam bidangnya. 

Menko Perekonomian itu bukan lulusan ekonomi. Bahlil bukan ahli minerba. Jadi, (pemerintah) tidak penuhi ketiga (syarat) itu. Akhirnya apa? Kemungkinan besar Indonesia jadi Venezuela. Karena itu (Venezuela) juga state capitalism,”

kata Dipo. 
Tag:Dipo Satria RamliEkonomiHeadlinepancasilaprabowoState CapitalismVenezuela
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Pakar Kritik Langkah Utus Dubes ke Pemakaman Khamenei: Publik Bisa Curiga Pemerintah Memihak AS-Israel
By Natania Longdong
Warga Iran berduka saat mengikuti proses pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei (Foto: WANA).
1
Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Magis Firaun Siap Bikin Messiah Menangis?
By Hadi Febriansyah
Messi vs Salah dalam Piala Dunia 2026.
2
KPK Endus Dugaan Aliran Uang ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kasus Abdul Wahid Melebar
By Rahmat Baihaqi
Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah), Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam (kiri), dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau M Arief Setiawan (kanan)
3
Perpres Prabowo Jadi Alarm: DPR Nilai Penyebaran LGBTQ Sudah Makin Masif
By Rika Pangesti
Ilustrasi, Gedung DPR/MPR
4
Freeport Raup Kontribusi Besar, DPR Ingatkan Derita Masyarakat Adat Jangan Terus Diabaikan
By Rika Pangesti
Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi IV DPR RI di Gedung DPR, Senayan.
5

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua Komisi IV DPR, Panggah Susanto
Nasional

Komisi IV DPR Sepakat Bentuk Tim untuk Turun ke Lapangan, Telusuri Dampak Tailing Freeport

Komisi IV DPR RI memutuskan membentuk tim untuk meninjau langsung dugaan dampak…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
2 jam lalu
DPR memanggil manajemen TikTok dan Tokopedia.
Nasional

Isu PHK TikTok Menggema, DPR Beberkan Fakta Setelah Panggil Manajemen

Ramainya isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di TikTok yang beredar di…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Natalia, perempuan nelayan suku Kamoro, Papua Tengah, saat RDPU dengan Komisi IV DPR, 6 Juli 2026.
Nasional

Jeritan Mama-Mama Kamoro di DPR: Ikan Hilang, Mangrove Musnah, Limbah Freeport Diduga Jadi Penyebab

Perempuan nelayan Suku Kamoro mengeluhkan semakin sulitnya mencari ikan di wilayah pesisir…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
2 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S)
Nasional

Prabowo ke PM Singapura: Kalau Ada Salah Paham, Kita Selesaikan Secara Terbuka

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, eratnya hubungan Indonesia dan Singapura saat menerima kunjungan…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up