Presiden Prabowo Subianto menegaskan pengelolaan fiskal yang kuat menjadi salah satu kunci untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran pada 2027. Pemerintah menargetkan kesejahteraan masyarakat meningkat seiring pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih stabil.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna di Gedung MPR/DPR, Rabu, 20 Mei 2026. Ia menekankan pertumbuhan ekonomi harus berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
“Pertumbuhan tersebut harus tercermin pada meningkatnya kesejahteraan rakyat secara nyata karena itu angka kemiskinan ditargetkan turun ke rentang 6,0-6,5 persen dari target sebelumnya 6,5-7,5 persen. Sementara itu, tingkat pengangguran harus turun pada rentang 4,3 persen-4,87 persen,”
ucap Prabowo.
Target Lebih Tinggi
Selain fokus pada pengurangan kemiskinan dan pengangguran, pemerintah juga memasang target pertumbuhan ekonomi nasional pada 2027 di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen.






