PT Kereta Api Indonesia (Persero) langsung melakukan penanganan ke lokasi usai KA Ciremai terjabak longsor di jalur KA wilayah Bandung, tepatnya di antara Stasiun Maswati – Sasaksaat, pada 1 April 2026.
Hal itu dilakukan guna memastikan keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api. Untuk sementara, jalur pada lokasi tersebut belum dapat dilalui.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang menyebabkan gangguan operasional pada KA 174 (Ciremai). KAI memastikan tidak terdapat korban dalam peristiwa ini.
Seiring dengan proses penanganan, KAI juga melakukan upaya evakuasi dan menyiapkan langkah antisipasi berupa penyesuaian perjalanan kereta api, khususnya pada relasi Jakarta – Bandung pulang pergi (PP).
KAI menempatkan keselamatan pelanggan sebagai prioritas utama, dan saat ini fokus pada percepatan penanganan di lapangan,”
ujar Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo dalam keterangan resmi, Rabu, 1 April 2026.
KAI juga akan terus memberikan informasi terbaru kepada pelanggan dan masyarakat seiring perkembangan penanganan di lapangan.



