Emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan sebesar Rp50.000 pada hari ini, Rabu, 8 April 2026.
Dilansir dari laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini naik menjadi Rp2.900.000 per gram, dari harga sebelumnya Rp2.850.000 per gram.
Begitu juga dengan harga buyback emas Antam yang melonjak drastis sebesar Rp95.000. Dengan demikian, harga buyback emas Antam dibanderol Rp2.664.000.
Emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya dengan sertifikat LBMA (London Bullion Market Association).
Segera miliki emas batangan ANTAM LM mulai dari pecahan 0.5 gram sampai dengan pecahan 1000 gram.
Berikut daftar harga emas Antam hari ini Rabu, 8 April 2026:
- 0,5 gram: Rp 1.500.500
- 1 gram: Rp 2.900.000
- 2 gram: Rp 5.740.000
- 3 gram: Rp 8.585.000
- 5 gram: Rp 14.275.000
- 10 gram: Rp 28.495.000
- 25 gram: Rp 71.112.000
- 50 gram: Rp 142.145.000
- 100 gram: Rp 248.212.000
- 250 gram: Rp 710.265.000
- 500 gram: Rp 1.420.320.000
- 1.000 gram: Rp 2.840.600.000
Pajak Penghasilan Pasal 22 atas Transaksi
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. PPh Pasal 22 tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat pelaksanaan buyback.
Ketentuan Kelengkapan Dokumen Identitas Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.03/2022 tentang Nomor Pokok Wajib Pajak bagi Wajib Pajak Orang Pribadi, Badan, dan Instansi Pemerintah, Nomor Induk Kependudukan (NIK) kini berfungsi sebagai NPWP untuk Wajib Pajak Orang Pribadi. Oleh karena itu, pelanggan wajib memastikan kelengkapan dan kesesuaian data identitas, khususnya NIK, dalam setiap transaksi.
Pungutan Pajak Penghasilan
Sesuai dengan PMK Nomor 48 tahun 2023 dengan tarif 0,25% (sesuai ketentuan yang berlaku) dan akan diterbitkan bukti potong PPh 22 oleh PT ANTAM Tbk sebagai Penjual.
Harga Emas Global
Dilansir dari laman CNBC, harga emas global mengalami perubahan pada Selasa, 7 April 2026. Hal itu karena kehati-hatian mewarnai pasar menjelang tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi serangan dahsyat terhadap infrastrukturnya.
Harga emas tetap stabil di US$4.648,32 per ons, setelah naik 1 persen di awal sesi. Kontrak berjangka emas AS turun 0,3 persen menjadi US$4.670,90.
Pasar emas stagnan menjelang batas waktu pukul 8 malam Waktu Bagian Timur yang ditetapkan AS malam ini. Pasar sedang menunggu karena para pedagang ingin melihat apa yang akan terjadi,”
ujar Analis Senior di Kitco Metals, Jim Wyckoff.
Serangan terhadap Iran meningkat sepanjang hari, tetapi Iran tidak menunjukkan tanda-tanda akan menerima ultimatum Trump untuk membuka Selat Taiwan pada akhir hari Selasa.
Presiden AS mengatakan “seluruh peradaban akan mati malam ini” kecuali Teheran mencapai kesepakatan di menit-menit terakhir.
Para pedagang emas lebih fokus pada apa yang mungkin dilakukan bank sentral dengan suku bunga mereka daripada geopolitik. Jika ekonomi-ekonomi utama menunda penurunan suku bunga, hal itu dapat diartikan sebagai penurunan permintaan emas,”
tambah Wyckoff.



