Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 3 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Peran China Dibalik Gencatan Senjata AS – Iran, Indonesia Kemana?
Internasional

Peran China Dibalik Gencatan Senjata AS – Iran, Indonesia Kemana?

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: April 10, 2026 5:39 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika
Gambar ilustrasi konflik Iran vs Amerika (Dokumen istimewa)
SHARE

Sebuah laporan media internasional mengatakan bahwa gencatan senjata yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat (AS) atas ‘polesan tangan’ China. Menurut laporan dari ABC News, kesepakatan gencatan senjata datang di menit-menit terakhir saat panggilan telepon terjadi antara Washington dan Beijing.

Selama panggilan telepon berlangsung, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa China bertanggung jawab untuk membawa Iran ke meja perundingan menjelang tenggat waktu gencatan senjata yang ia tetapkan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi juga langsung melakukan 26 panggilan telepon dengan rekan-rekannya, termasuk Iran, Israel, Rusia, dan negara-negara Teluk lainnya.

Bantuan negosiasi lainnya datang dari Pakistan yang menjadi tuan rumah negosiasi antara AS dan Iran di Islamabad. Sekutu ‘halus’ AS tersebut juga berusaha menjaga hubungannya dengan Iran, sekaligus menarik ‘Beijing’ untuk terlibat dalam perencanaan gencatan senjata

Hal tersebut selaras dengan pernyataan profesor pemerintahan dari Universitas Essex, yang membeberkan bahwa Pakistan kemungkinan telah menghubungi Beijing untuk meminta bantuan terkait negosiasi AS dan Iran. 

Saya pikir ada tekanan yang datang dari China pada saat-saat terakhir. Tekanan datang dari salah satu mitra dagang terbesar (Iran),”

kata Profesor Lindstaedt, dikutip dari ABC News, Jumat, 9 April 2026.

Diketahui, China adalah salah satu mitra terpenting Iran baik secara ekonomi maupun politik. Konsumen China juga menyumbang lebih dari 80 persen ekspor minyak Iran di setiap tahunnya.

Sementara menurut Profesor Lindstaedt mengungkapkan, bahwa minat China akan konflik di Timur Tengah meningkat setelah perang tarif perdagangan antara Washington dan Beijing. Hal itu dikarenakan Beijing akan mengalami kerugian ekonomi apabila konflik di Timur Tengah berlanjut.

Oleh karena itu (China) sangat tertarik untuk menjaga stabilitas global karena hal itu sangat penting bagi ekspor mereka, bagi perekonomian mereka. Jadi bagi Xi Jinping sangat penting agar konflik ini berhenti sementara,”

beber Profesor Lindstaedt.

China pun mengklaim bahwa gencatan senjata tersebut terjadi atas keterlibatannya dalam negosiasi kedua negara itu.

Lebih jauh, Presiden Trump dijadwalkan melakukan perjalanan ke Beijing pada Mei 2026 untuk bertemu langsung dengan Presiden China Xi Jinping. 

Di lain sisi, China pun mendesak AS untuk menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu, sementara Iran didesak untuk membuka Selat Hormuz. Iran juga telah mengusulkan rencana 10 poin untuk mengakhiri perang jangka panjang. Jubir Kemlu Mao Ning juga menegaskan bahwa utusan Beijing di Timur Tengah bolak-balik melintasi konflik demi mendapatkan formulasi negosiasi yang ideal.

Sejak konflik dimulai, China telah memegang posisi yang objektif, adil, dan seimbang serta telah berupaya membantu mewujudkan gencatan senjata dan mengakhiri konflik. Tiongkok akan terus berupaya untuk meredakan situasi dan mencapai pengakhiran perang sepenuhnya,”

bebernya.

Meski demikian, Profesor Lindstaedt memperingatkan bahwa gencatan senjata sangat rapuh dan sering dilanggar karena didasarkan pada kepercayaan dan komunikasi. Contohnya saja, gencatan senjata antara Israel dan Iran pada tahun lalu yang dipenuhi pelanggaran dari masing-masing pihak.

Ada kemungkinan ini bisa terjadi. (Gencatan senjata) ini tidak seperti anda menjentikan jari dan tiba-tiba semua orang setuju. Tetapi saya melihat kedua belah pihak cukup lelah,”

imbuhnya.

Dimana Peran Indonesia?

Mencuatnya nama China dari bayang-bayang gencatan senjata Iran dan AS, juga menimbulkan pertanyaan mengenai peran Indonesia dalam penyelesaian konflik tersebut. Pasalnya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa dirinya siap menjadi penengah atas konflik tersebut.

Kesiapan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri beberapa jam setelah Israel bersama Amerika Serikat kembali menyerang ibu kota Iran pada akhir Februari lalu.

Dalam pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri, Indonesia mengajukan diri untuk menjadi fasilitator dialog para pihak yang berkonflik. 

Apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran guna melakukan mediasi,”

demikian tertulis dalam pernyataan tersebut, pada 28 Februari lalu.

Pernyataan kesiapan itu nyatanya tidak pernah beranjak menjadi langkah diplomatik konkret, tidak tercatat dalam komunikasi kunci, dan tidak muncul dalam peta perundingan yang sesungguhnya, sehingga peran Indonesia tampak lebih sebagai retorika belaka di ruang publik ketimbang kekuatan diplomasi yang diperhitungkan di meja perundingan.

Tag:As-IranAS-Israel vs IranDonald TrumpGencatan SenjataindonesiaIsraelprabowo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, 431 Dilarikan ke RS
By Syifa Fauziah
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
1
Wajah Baru dan Mesin Monster: Pajero Generasi Anyar Siap ‘Pamer Taring’
By Hadi Febriansyah
Mitsubishi Motors Corporation memperkenalkan SUV lintas alam Pajero terbaru.
2
Misteri Bibit Sawit Muncul di Area Bekas Karhutla, Apa Kata Menhut Raja Juli?
By Natania Longdong
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni
3
Heboh 431 Santri Diduga Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo: Tak Ada yang Meninggal
By Syifa Fauziah
Santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan saat tiba di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
4
Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Dibuka Menguat ke Level 6.622
By Anisa Aulia
Situasi Bursa Efek Indonesia dan papan IHSG. (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi perekrutan WNI oleh Rusia.
Internasional

Rusia Rekrut 8 WNI untuk Perang Lawan Ukraina, Bayaran Tinggi Jadi Umpan

Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina mengklaim Rusia telah merekrut delapan warga negara…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
2 hari lalu
Ilustrasi Kemlu RI memverifikasi dugaan WNI jadi anggota angkatan bersenjata Rusia.
Internasional

Kemlu Telusuri Dugaan WNI Direkrut Angkatan Bersenjata Rusia, Ada Aroma Eksploitasi

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memverifikasi informasi dugaan warga negara Indonesia (WNI) yang…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
3 hari lalu
Banjir besar landa Nepal.
Internasional

Gletser Runtuh Picu Banjir Maut Terjang Nepal, 669 Tewas dan Ribuan Orang Masih Hilang

Nepal meminta bantuan internasional untuk menangani banjir dahsyat yang menewaskan ratusan orang.…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
4 hari lalu
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
Internasional

Demo Rusuh Jakarta Disorot Media Singapura, CNA Sebut Ujian Besar Prabowo

Kerusuhan yang mewarnai aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis malam, 27 Agustus…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up