Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 10 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • Banjir
  • iran
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Geopolitik Jadi Dilema Baru Industri Tambang RI, Harga Naik Tapi Risiko Membesar
Ekonomi Bisnis

Geopolitik Jadi Dilema Baru Industri Tambang RI, Harga Naik Tapi Risiko Membesar

dusep-malik
Last updated: April 10, 2026 6:05 pm
Dusep - Redaktur
Share
Caption: Alat berat jenis excavator dan satu unit dump truck di aktivitas tambang ilegal di Kalimantan Timur
Alat berat jenis excavator dan satu unit dump truck di aktivitas tambang ilegal di Kalimantan Timur. (Foto: Kemenhut)
SHARE

Industri pertambangan nasional tengah menghadapi tekanan ganda di tengah dinamika global yang kian tidak menentu. Selain risiko geopolitik akibat konflik internasional, sektor ini juga dibayangi tantangan regulasi dalam negeri yang dinilai perlu lebih adaptif.

Daftar isi Konten
  • Tantangan Ketersediaan Bahan Baku
  • Kebijakan Pengendalian Produksi Berdampak ke Tenaga Kerja

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama pelaku industri sepakat bahwa diperlukan penyesuaian kebijakan, termasuk opsi relaksasi produksi, guna menjaga daya tahan sektor minerba di tengah krisis global.

Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batu bara Kementerian ESDM, Siti Sumilah Rita Susilawati, menilai kondisi global saat ini sulit diprediksi dan bergerak sangat dinamis.

Kita berada di situasi yang tidak stabil. Ritmenya sudah sulit ditebak,”

ujarnya dalam diskusi terkait strategi sektor minerba, bersama Energy & Mining Editor Society (E2S) dikutip Jumat, 10 April 2026.

Menurutnya, meningkatnya perebutan mineral kritis di tingkat global menunjukkan bahwa kepemilikan sumber daya saja tidak cukup tanpa didukung ketahanan energi dan rantai pasok yang kuat.

Indonesia dinilai masih memiliki posisi strategis karena kekayaan sumber daya alam. Namun, tanpa penguatan kebijakan, ketergantungan pada faktor eksternal tetap menjadi risiko.

Dalam konteks ini, pemerintah menerapkan kebijakan pengendalian produksi melalui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Pendekatan yang digunakan saat ini menitikberatkan pada peningkatan nilai (value) dibanding sekadar volume produksi.

Evaluasi pemerintah menunjukkan bahwa lonjakan produksi tidak selalu sejalan dengan peningkatan penerimaan negara. Bahkan, produksi berlebih berpotensi menciptakan oversupply yang justru menekan harga komoditas di pasar global.

Untuk itu, skema RKAB kini diubah dari tiga tahunan menjadi tahunan agar pengendalian pasokan lebih fleksibel. Di sisi lain, kewajiban pemenuhan kebutuhan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) tetap menjadi prioritas utama.

Namun, pelaku industri menilai kebijakan tersebut perlu diimbangi dengan fleksibilitas di lapangan.

Tantangan Ketersediaan Bahan Baku

Wakil Ketua Indonesian Mining Association (IMA), Bernandus Irmanto, menyoroti tantangan nyata di sektor nikel, terutama terkait ketersediaan bahan baku pendukung seperti sulfur untuk proses produksi.

Masalahnya bukan hanya soal harga, tapi ketersediaan barang. Kalau tidak ada, produksi juga terhambat,”

ujarnya.

Kondisi ini mendorong industri melakukan diversifikasi bahan baku, termasuk memanfaatkan alternatif seperti limbah industri. Di saat yang sama, upaya transisi ke teknologi yang lebih ramah lingkungan juga masih menghadapi kendala, baik dari sisi biaya maupun produktivitas.

Di tengah dorongan hilirisasi, industri juga masih bergantung pada investasi dan teknologi dari luar negeri, khususnya China. Ketergantungan ini dinilai menambah kompleksitas risiko, terutama di tengah ketegangan geopolitik global.

Kebijakan Pengendalian Produksi Berdampak ke Tenaga Kerja

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batu bara Indonesia (APBI), Priyadi Sutarso, mengingatkan bahwa kebijakan pengendalian produksi tidak bisa dilakukan secara mendadak.

Menurutnya, dampak kebijakan tersebut tidak hanya dirasakan oleh perusahaan, tetapi juga menjalar ke sektor tenaga kerja dan ekonomi daerah.

Efeknya besar, termasuk potensi pengurangan tenaga kerja. Industri ini melibatkan banyak kontraktor, sehingga risikonya ikut menyebar,”

ujarnya.

Ia menambahkan, sektor pertambangan selama ini juga berperan membuka akses wilayah terpencil dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, setiap kebijakan perlu mempertimbangkan dampak jangka panjang secara menyeluruh.

Di tengah lonjakan harga komoditas akibat konflik global, pelaku industri menilai diperlukan keseimbangan antara pengendalian pasokan dan menjaga permintaan tetap stabil.

Jika tidak, upaya menaikkan harga justru berisiko menekan permintaan dan melemahkan daya saing komoditas Indonesia di pasar global.

Dengan berbagai tekanan tersebut, sektor pertambangan kini berada di persimpangan: antara menjaga stabilitas pasokan, meningkatkan nilai tambah, dan menghadapi risiko global yang terus berkembang.

Tag:Batu baraESDMGeopolitikindustri tambangminerbanikeltambang
Share This Article
Email Salin Tautan Print
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesi RRD Korea, Teguh Santosa
Nasional

Dari Bunga Kimilsungia, Jejak Diplomasi yang Mengakar Hingga Kini

Diplomasi tak selalu berlangsung dalam ruang rapat yang formal dan penuh ketegangan. Terkadang, ia tumbuh dari gestur sederhana seperti pertemuan di taman bunga yang justru meninggalkan jejak panjang dalam sejarah…

By
Syifa Fauziah
Ivan
5 Min Read
Presiden Prabowo Subianto di Kejaksaan Agung. (Sumber: YT/Setpres)
Nasional

Prabowo Sindir Pengusaha Tambang Nakal, Izin Sudah Dicabut Tapi Dablek

Presiden Prabowo Subianto memberikan sindiran menohok pengusaha tambang nakal tetap beroperasi meski izinnya sudah dicabut pemerintah. Menurutnya, pengusaha tambang tersebut sama halnya membangkangi negara. Prabowo bilang padahal pengusaha tambang itu…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read
Gedung Grha Pertamina. (Sumber: Dok. Pertamina)
Ekonomi Bisnis

Diuji Krisis Energi, Pertamina Gaspol 5 Strategi di RKAP 2026

PT Pertamina (Persero) menjelaskan lima strategi perseroan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan 2026 (RKAP) untuk menghadapi volatilitas pasokan dan harga energi dunia di tengah ketegangan geopolitik terhadap sektor energi. …

By
Iren Natania
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menginvestasikan Rp3 triliun untuk membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Antang. (Sumber: Antara Foto/Hasrul Said/kye)
Ekonomi Bisnis

Sambil Cari Cuan dari Listrik, Danantara Bikin Perusahaan Baru Buat Urus Sampah

PT Danantara Investment Management (DIM) membentuk BUMN baru, yakni PT Daya Energi…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
5 jam lalu
Dedung-gedung di Jakarta, Indonesia. (Sumber: Unsplash/ Afif Ramdhasuma)
Ekonomi Bisnis

ADB Ramal Ekonomi di Asia dan Pasifik Melambat Imbas Perang, RI Gimana?

Asian Development Bank (ADB) memproyeksikan, ekonomi di kawasan Asia dan Pasifik yang…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
7 jam lalu
Harga emas Antam
Ekonomi Bisnis

Emas Antam Menguat Hari Ini, Harga Tembus Rp2,85 Juta per Gram

Emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan sebesar Rp7.000 pada…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
11 jam lalu
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Ekonomi Bisnis

Bank Dunia Ramal Ekonomi RI 2026 Melambat, Airlangga Tetap Yakin Pertumbuhan di 5,4 Persen

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespons, laporan Bank Dunia terkait pertumbuhan…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up