Israel dilanda wabah lebah yang menyerbu pusat komersial Netivot, di Israel selatan pada hari Rabu, 15 April 2026
Dalam video yang beredar, serangga tersebut menyebar dari distrik perbelanjaan ke bagian lain kota. Pihak berwenang dilaporkan telah menyarankan warga untuk menutup jendela dan pintu.
Dilansir dari Express.co.uk, Jumat, 17 April 2026, gerombolan serangga tersebut dilaporkan sebagai salah satu yang terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah negara itu.
Bahkan ribuan serangga di langit Israel tersebut menyebabkan pesawat militer tidak bisa lepas landas.
Video lebah menyerbu langit Israel pun viral di media sosial. Banyak warganet yang mengaitkannya dengan Alkitab.
Seseorang bertanya: “Hari ini, Israel mengalami wabah lebah. Apakah ini alkitabiah?” Gagasan tersebut dirujuk oleh banyak orang lain yang mengutip video tersebut secara online.
Salah satu berkomentar: “Puluhan ribu lebah baru saja menyerbu Israel seperti wabah pertama langsung dari Perjanjian Lama.”
Pengguna media sosial lainnya mengutip sebuah bagian dari Yesaya 7:18.
Dan akan terjadi pada hari itu, bahwa TUHAN akan mendesis karena lalat yang ada di ujung sungai-sungai Mesir dan karena lebah yang ada di tanah Asyur,”
kutipnya.
Bagian tersebut merujuk pada Tuhan yang memanggil tentara asing untuk menyerbu Israel dan menghakimi Yehuda, salah satu putra Yakub.
Yang ketiga berkata: “Kota Netivot di Israel telah dikuasai oleh kawanan lebah yang mengerikan. Kita benar-benar tidak bisa tenang.”
Fenomena lebah di Israel ini bukan hal biasa. Sebab di Inggris peternak lebah memperingatkan bahwa angin musim semi yang lebih hangat dapat memicu peningkatan jumlah kawanan lebah karena suhu yang lebih tinggi mempercepat pembungaan.
Tahun lalu, dua kawanan lebah terlihat di Bristol dengan sarang-sarang yang memenuhi atap Pabrik Tembakau.
Kawanan lebah paling sering muncul selama hari-hari cerah dari bulan Mei hingga Juni di Inggris, meskipun hal ini mungkin berbeda di luar negeri.




