Kebocoran data pribadi seperti KTP atau foto selfie dengan KTP bisa jadi masalah serius. Karena, data pribadi yang bocor bisa dipakai untuk berbagai kejahatan.
Mulai dari daftar pinjol tanpa izin, akses ke akun keuangan, sampai penipuan yang merugikan orang lain dengan menggunakan identitas kamu.
Dikutip dari akun Instagram @detektifpenipuan kalau hal ini terjadi padamu jangan panik, yang penting kamu harus cepat bertindak. Lakukan langkah-langkah berikut ini untuk meminimalkan risiko kerugian
- Amankan Nomor HP
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah segera hubungi call center provider atau operator seluler kamu. Jelaskan kronologi kejadian dan minta bantuan untuk mengamankan atau memblokir nomor agar tidak disalahgunakan.
- Lapor ke OJK
Selanjutnya disarankan untuk segera menghubungi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui layanan konsumen di nomor 157. Ini penting supaya data kamu tidak digunakan untuk mendaftar pinjaman online ilegal atau aktivitas keuangan mencurigakan lainnya.
- Lapor ke Polisi
Selain itu dianjurkan untuk mendatangi kantor polisi terdekat guna membuat laporan resmi. Ini berguna sebagai perlindungan hukum dan bukti jika terjadi penyalahgunaan data di kemudian hari.
- Hubungi Pihak Terkait
Jika nomor terdaftar dengan platform tertentu seperti marketplace atau layanan e-wallet segera datangi kantor resmi perusahaan terkait untuk meminta bantuan dan klarifikasi.
- Sempat Memberikan OTP
Dalam situasi tertentu, apabila kamu sempat membagikan kode OTP kepada pihak lain, tindakan darurat yang harus segera dilakukan adalah memindahkan semua saldo ke rekening yang lebih aman. Ini langkah darurat untuk mencegah akses tidak sah terhadap akun keuanganmu.
Kalau data seperti KTP, SIM, STNK, nomor HP, atau foto identitas sudah tersebar, jangan ditunda. Semakin cepat kamu bertindak, semakin besar peluang kamu terhindar dari kerugian.
Jangan sembarangan memberikan data pribadi ke siapa pun, apalagi di internet. Pastikan hanya memberikan data ke pihak resmi dan terpercaya.


