Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia menganugerahkan Pemprov DKI Jakarta sebagai penyelenggara pemerintahan daerah tingkat provinsi terbaik 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno pada Senin 27 April 2026 di Plaza Kemendagri, Jakarta Pusat.
Rano menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, predikat terbaik tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung, dan dukungan penuh dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ini adalah hasil kerja yang luar biasa periode kami dengan Pak Gubernur Pramono Anung. Alhamdulillah didukung oleh semua OPD,”
ujarnya, seperti dilansir dari situs resmi beritajakarta, Senin, 27 April 2026.
Rano juga menuturkan bahwa, penghargaan ini merupakan kedua kalinya yang diraih oleh Pemprov DKI Jakarta. Meski demikian, Rano berharap penghargaan ini tidak menimbulkan rasa puas diri, tetapi sebagai pemacu untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat.
Kita bisa mempertahankan prestasi ini dan tahun-tahun berikutnya harus kita pertahankan,”
katanya.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri mengungkapkan, bahwa saat ini tugas kepala daerah semakin berat. Karena para pemimpin daerah dituntut untuk melayani masyarakat, pengawalan program prioritas nasional, hingga dinamika global.
Namun Bima optimis bahwa kepala daerah yang menerima penghargaan tersebut mampu menghadapi tantangan dengan baik.
Kepala daerah yang hadir hari ini menunjukkan dibalik retorika, ada angka-angka yang memiliki makna. Angka-angka terkait kinerja pemerintah, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, pengangguran terbuka, dan angkaa lainnya yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat,”
ujar Bima.
Pemprov DKI sendiri berhasil meraih skor tertinggi sebesar 3.672 dalam evaluasi Kemendagri. Penghargaan serupa juga diberikan kepada lima provinsi terbaik lainnya termasuk Jawa Barat di peringkat kedua, Yogyakarta di peringkat ketiga, serta Jawa Timur dan Kalimantan yang berada di posisi keempat dan kelima.



