Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 15 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • Sepak Bola
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / BPS Bongkar Biang Kerok Inflasi Jakarta, Dompet Warga Jakarta Makin “Berdarah”
Megapolitan

BPS Bongkar Biang Kerok Inflasi Jakarta, Dompet Warga Jakarta Makin “Berdarah”

Ani RatnasariAmin Suciady
Last updated: Mei 7, 2026 10:25 am
Ani Ratnasari
Amin Suciady
Share
Aktifitas pedagang di salah satu pasar di Jakarta
Aktifitas pedagang di salah satu pasar di Jakarta (sumber: beritajakata)
SHARE

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) di Jakarta per April 2026 sebesar 2,12 persen. Indeks Harga Konsumen (IHK) pada periode tersebut tercatat di level 109,68.

Daftar isi Konten
  • Komoditas Pendorong Inflasi
  • Kontribusi per Kelompok Pengeluaran

Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto menyatakan bahwa, inflasi tahunan ini disebabkan oleh kenaikan harga pada seluruh kelompok pengeluaran.

Menurut data BPS, kelompok makanan, minuman, dan tembakau naik di 2,35 persen, diikuti kelompok pendidikan 2,17 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 1,89 persen, serta pakaian dan alas kaki 1,79 persen. Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran tercatat naik 1,69 persen.

Sementara itu, kelompok transportasi meningkat 1,61 persen, kesehatan 1,60 persen, perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 1,14 persen, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,39 persen, serta perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,28 persen.

Inflasi bulanan atau month-to-month (m-to-m) pada April 2026 tercatat sebesar 0,21 persen, sedangkan inflasi tahunan kalender atau year-to-date (y-to-d) mencapai 1,12 persen.

IHK Jakarta sendiri mengalami kenaikan dari 107,40 pada April 2025 menjadi 109,68 pada April 2026.

Komoditas Pendorong Inflasi

Komoditas yang memberikan andil dominan terhadap inflasi y-on-y meliputi emas perhiasan, daging ayam ras, angkutan udara, beras, minyak goreng, tarif ojek online roda dua, biaya pendidikan SD dan SMP, daging sapi, ayam goreng, serta tarif pulsa ponsel.

Beberapa komoditas lain seperti kopi bubuk, parfum, sewa rumah, dan upah asisten rumah tangga juga turut berkontribusi.

Sebaliknya, komoditas yang memberikan andil deflasi antara lain bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, telepon seluler, kentang, tahu mentah, serta produk kebersihan seperti deterjen cair, pembersih lantai, dan pengharum cucian.

Pada basis bulanan, inflasi terutama didorong oleh angkutan udara, beras, ayam goreng, minyak goreng, bensin, tarif kereta api, nasi dengan lauk, kopi bubuk, serta barang rumah tangga seperti kasur, lemari pakaian, dan laptop.

Adapun komoditas yang menahan laju inflasi m-to-m antara lain daging ayam ras, emas perhiasan, cabai rawit, telur ayam ras, cabai merah, bawang merah, serta berbagai sayuran seperti bayam, kangkung, dan kacang panjang,”

jelas Kadarmanto dalam keterangan resmi, pada 5 Mei 2026.

Kontribusi per Kelompok Pengeluaran

Secara keseluruhan, kontribusi inflasi y-on-y terbesar berasal dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,82 persen, diikuti makanan, minuman, dan tembakau 0,45 persen, transportasi 0,22 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,17 persen, serta pendidikan 0,14 persen.

Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 11,58 persen,”

lanjutnya.

Kontribusi lebih kecil tercatat pada kelompok pakaian dan alas kaki 0,08 persen, perlengkapan rumah tangga 0,07 persen, perumahan 0,06 persen, kesehatan 0,05 persen, serta masing-masing 0,03 persen dari kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan serta rekreasi, olahraga, dan budaya.

Tag:BPSdkiinflasiJakarta
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral! Anggota DPRD Jember Diduga Main Game dan Merokok saat Rapat, Tuai Sorotan Warganet
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Achmad Syahri As Siddiqi
1
Prajogo Pangestu Lepas 1 Miliar Saham CUAN, Biar Apa?
By Anisa Aulia
Konglomerat Prajogo Pangestu. (Sumber: Barito Pasific)
2
Rupiah Amblas Lagi ke Rp17.614 per Dolar AS dan Cetak Rekor, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
3
Trump Bongkar Obrolan Rahasia dengan Xi Jinping Soal Iran
By Iren Natania
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
4
Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi daun ganja.
Megapolitan

Polisi Sita 892 Gram Ganja Siap Edar di Bekasi, Pelaku Jualan Via Medsos

Polda Metro Jaya membongkar sindikat narkotika siap edar di Kelurahan Kali Baru,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
2 jam lalu
Kapolda Asep Edi Suheri
Megapolitan

Asep Edi Suheri Jadi Komjen, Kompolnas Harap Pelayanan Polda Metro Meningkat

Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri, mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteSyifa Fauziah
By
Rahmat
Syifa Fauziah
9 jam lalu
Polisi menyegel tempat karoke berkedok prostitusi anak di Jakarta Barat.
Megapolitan

Polres Jakbar Gerebek Tempat Hiburan di Daan Mogot, Temukan Dua Anak di Bawah Umur

Polres Metro Jakarta Barat menggerebek sebuah tempat karaoke dan bar di Jalan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
10 jam lalu
Ilustrasi perkiraan cuaca
Megapolitan

Cuaca Jakarta 15 Mei 2026 Menurut BMKG: Hujan Ringan di Semua Wilayah

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca di wilayah DKI…

Syifa Fauziah
By
Syifa Fauziah
23 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up