Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 6 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?
Ekonomi Bisnis

Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Mei 15, 2026 2:29 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
SHARE

Nilai tukar rupiah terus menunjukkan pelemahan, dan menempatkannya sebagai salah satu mata uang terlemah di dunia. Pada perdagangan hari ini, tercatat rupiah menembus level Rp17.614 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,48 persen.

Daftar isi Konten
  • Terlemah Kedua di Asia
  • Biang Kerok Rupiah ‘Keok’

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah menjadi salah satu nilai tukar terlemah di dunia, setelah rupee India dan peso Argentina. 

Dari data seminggu lalu, India rupee masih terlemah tahun ini. Kalau tidak salah rupiah nomor tiga, setelah rupee India dan peso Argentina,”

kata Lukman saat dihubungi Owrite Jumat, 15 Mei 2026.

Terlemah Kedua di Asia

Sementara itu, Global Markets Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto mengatakan di Asia rupiah menempati posisi kedua sebagai mata uang terlemah, setelah rupee India. Sepanjang tahun 2026 atau year to date (ytd) rupee India melemah 6 persen, rupiah 4,8 persen, dan peso Filipina melemah 4,1 persen.

Rupiah dan juga India rupee merupakan dua mata uang terburuk di pasar forex utama Asia, performa ini dari awal tahun 2026 sampai saat ini,”

ujar Myrdal kepada Owrite.id.

Myrdal menjelaskan, penyebab rupiah dan rupee menjadi mata uang terlemah se-Asia di sepanjang tahun 2026, karena kedua negara ini merupakan negara emerging market yang paling menarik di wilayah Asia.

Pada saat ada kondisi global yang kurang kondusif, investor global pasti melakukan aksi yang namanya risk averse atau menghindari risiko. Sehingga wajar kalau negara utama emerging market di Asia yaitu India dan Indonesia itu menjadi korbannya dari aksi risk averse yang dilakukan oleh investor global,”

jelasnya.
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Unsplash/Defrino Maasy)
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Unsplash/Defrino Maasy)

Berikut daftar lima negara dengan mata uang terlemah di Asia hingga 15 Mei 2026:

  • Rupee India: melemah 6,01 persen
  • Rupiah Indonesia: melemah: 4,8 persen
  • Peso Filipina: melemah 4,1 persen
  • Won Korea Selatan: melemah 2,9 persen
  • Baht Thailand: melemah 2,8 persen

Biang Kerok Rupiah ‘Keok’

Myrdal mengungkapkan, penyebab utama melemahnya rupiah karena investor asing yang melakukan hot money outflow alias aliran modal jangka pendek keluar secara cepat dari pasar keuangan RI. Kemudian juga disebabkan oleh konversi valas yang tidak berjalan lancar. 

Kedua kelihatannya ada proses konversi valas yang kurang smooth dari eksportir ke pasar forex domestik. Jadi konversi valasnya itu enggak mulus ya,”

terangnya.

Lalu melemahnya mata uang RI ini juga karena faktor musiman. Hal ini diantaranya kebutuhan pemberian dividen kepada investor global dari perusahaan yang ada di bursa, dan faktor permintaan musim haji.

Kalau yang lain-lainnya seperti permintaan impor yang naik waktu harga minyak tinggi. Ini sebenarnya kalau kita lihat dari data bulan Maret ternyata bisa diantisipasi dengan posisi ekspor yang masih ada kenaikan,”

tuturnya.

Tabel Pergerakan Mata Uang Asia terhadap Dolar AS (USD)

(Data per 12 – 14 Mei 2026)

Mata UangKodeKurs per USD (Aproksimasi)Perubahan Harian (12 Mei)Akumulasi Pelemahan (YTD 2026)
Rupee IndiaINR95,79-0,55%-6,0%+
Won Korea SelatanKRW1.492,9-0,82%-2,29%
Rupiah IndonesiaIDR17.518-0,54%-3,65%
Peso FilipinaPHP58,15-0,49%-4,40%
Yen JepangJPY158,40-0,24%Menengah
Ringgit MalaysiaMYR4,78-0,20%Stabil
Baht ThailandTHB36,85-0,18%Stabil
Dolar SingapuraSGD1,36-0,16%Rendah
Yuan ChinaCNY7,24+0,03% (Menguat)Terkendali
Tag:dolarEmerging MarketHeadlineIndiaNilai TukarPesoRupeeRupiah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Pakar Kritik Langkah Utus Dubes ke Pemakaman Khamenei: Publik Bisa Curiga Pemerintah Memihak AS-Israel
By Natania Longdong
Warga Iran berduka saat mengikuti proses pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei (Foto: WANA).
1
Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Magis Firaun Siap Bikin Messiah Menangis?
By Hadi Febriansyah
Messi vs Salah dalam Piala Dunia 2026.
2
KPK Endus Dugaan Aliran Uang ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kasus Abdul Wahid Melebar
By Rahmat Baihaqi
Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah), Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam (kiri), dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau M Arief Setiawan (kanan)
3
Derbi Iberia Piala Dunia 2026: Laga Terakhir Ronaldo atau Panggung Bocah Ajaib Lamine Yamal?
By Hadi Febriansyah
Cristiano Ronaldo vs LAmine Yamal dalam derbi Iberia Piala Dunia 2026.
4
Sudah Sepekan Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Ini Alasan Asap Masih Terus Mengepul
By Ani Ratnasari
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat (tengah) berbincang dengan Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH Rasio Ridho Sani (kedua kiri) saat meninjau kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S)
Ekonomi Bisnis

Prabowo Tunjuk Danantara Garap Ekspor Listrik RI ke Singapura, Ini Misi Besarnya

Presiden Prabowo Subianto menugaskan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia untuk mengimplementasikan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
30 menit lalu
Ilustrasi bebas pajak PFII. (Sumber: Unsplash/ Kelly Sikkema)
Ekonomi Bisnis

Draf RUU PFII Bikin Geger, Pemerintah Mau Obral Insentif Pajak 100% ke Pelaku Usaha

Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif fiskal bagi pelaku usaha yang menjalankan kegiatan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
41 menit lalu
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Ekonomi Bisnis

IHSG Ditutup Menguat Tipis ke Level 5.916, di Tengah Amblasnya Rupiah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis, di tengah pelemahan nilai…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS Gegara Peringatan Fitch Ratings

Rupiah kembali menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Nilai tukar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up