Niat salat Asar perlu dibaca sebelum menjalankan ibadah. Membaca niat salat Asar juga sebagai bentuk kesungguhan dan penegasan hati dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Aktivitas panjang seharian bikin tubuh jadi lebih lelah saat masuk waktu sore hari. Kewajiban salat Asar yang seharusnya bisa dikerjakan di awal waktu pun seringkali terlambat dikerjakan atau bahkan ditinggalkan. Hal ini tentunya bertentangan dengan rukum Islam kedua yaitu mengerjakan salat wajib lima waktu sehari semalam.
Bacaan Niat Salat Asar
Salah satu hal paling penting dilakukan sebelum salat adalah melakukan niat. Melansir dari NU Online, selain niat salat menjadi penting karena termasuk bagian dari rukun, niat juga sebagai penentu apakah perbuatan yang dilakukan oleh orang tersebut termasuk dalam ibadah atau tidak, serta menentukan kualitas ibadah seseorang.
Adapun berikut adalah niat salat Asar bagi yang salat sendiri dan berjemaah, lengkap dengan artinya.
Niat salat Asar sendiri
أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى
Ushalli fardu Ashri arba’a rak’ataini mustaqbilal qiblati adaan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya melakukan sholat fardu Asar sebanyak empat rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah taala.”
Niat salat Asar berjemaah
أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً )مَأْمُوْمًا/إِمَامًا( لله تَعَالَى
Ushalli fardu Ashri arba’a rak’ataini mustaqbilal qiblati adaan (imaman/makmuman) lillahi ta’ala.
Artinya:”Saya niat sholat Asar empat rakaat menghadap kiblat (sebagai imam/makmum) karena Allah taala.”
Niat berjemaah disesuaikan dengan kondisi. Jika menjadi imam maka membaca imaman, dan jika menjadi makmum maka bacaannya menjadi makmuman.
Waktu Salat Asar
Waktu mulai dan berakhirnya salat asar menjadi penting karena menjadi aspek kesempurnaan ibadah salat Asar itu sendiri. Waktunya yaitu ketika waktu zuhur selesai, tapi tanpa waktu pemisah dan bersamaan, jadi bergantian persis setelah zuhur. Spesifiknya yaitu dimulai ketika bayangan suatu benda lebih kecil dari ukurannya sendiri.
Dilansir dari NU Online, persisnya waktu mulai Asar yaitu ketika matahari berada di posisi 50 derajat yang dihitung dari garis meridian langit.
Sedangkan waktu berakhirnya yaitu apabila matahari sudah terbenam. Adapun persisnya yaitu saat bayangan suatu benda menjadi dua kali lipat lebih panjang dari ukuran benda itu sendiri.
Dalam kitab Fathul Wahhab Jilid I (Surabaya: Al-Haramain, hal.30), Syekh Zakariya Al-Anshari menjelaskan bahwa ada tujuh macam waktu pelaksanaan salat Asar yaitu sebagai berikut.
- Waktu utama atau waktu yang paling dianjurkan. Yaitu sejak masuknya waktu Asar sampai bayangan suatu benda besarnya terlihat satu setengah lebih besar dari benda aslinya.
- Waktu pilihan masih termasuk waktu yang baik. Yaitu sejak masuknya waktu Asar, sampai bayangan sebuah benda menjadi dua kali lipat lebih panjang dari benda aslinya.
- Waktu yang diperbolehkan tanpa disebut makruh. Yaitu saat bayangan sudah dua kali lipat panjang dari aslinya, hingga matahari menguning.
- Waktu makruh yang sebaiknya lebih baik tidak dikerjakan. Yaitu saat bayangan suatu benda sudah dua kali lipat lebih panjang dari bendanya, sampai waktu matahari hampir terbenam.
- Waktu tahrim atau waktu sisa. Waktu ini sudah tidak bisa memuat seluruh rangkaian salat Asar, tapi masih bisa dihitung salat.
- Waktu darurat adalah waktu yang diperbolehkan untuk salat Asar namun hanya dalam keadaan darurat. Waktu ini masih cukup untuk melakukan takbiratul ihram setelah mani hilang (pencegah salat seperti haid).
- Waktu uzur atau berhalangan bagi orang yang melakukan jamak taqdim.
Dengan begitu, pembagian waktu salat Asar ini agar bisa diperhatikan agar tetap mengerjakan di waktu yang terbaik.
Tuntunan Salat Asar
Selain niat dan melakukan salat Asar di waktu yang baik, maka perlu memperhatikan rukun salatnya juga. Berikut tuntunan salat asar lengkap:
- Takbir
- Membaca niat
- Membaca doa iftitah
- Membaca surat Al Fatihah pada tiap-tiap rakaat salat.
- Rukuk
- Iktidal sambal mengucap Sami’allahu liman hamidah.
- Sujud
- Duduk di antara dua sujud
- Tahiyat awal
- Tahiyat akhir sebagai penyempurna
- Salam
Setelah mengetahui niat, waktu terbaik salat Asar dan tuntunan lengkap pelaksanaannya, tentu baiknya menjadikan salat Asar sebagai prioritas. Sehingga tidak lagi tertinggal baik sengaja maupun tidak sengaja. Dengan begitu melaksanakan salat Asar di waktu terbaik bisa mendatangkan padala dari Allah SWT.


