Baru-baru ini viral di media sosial Threads, ekspresi Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendengar keluhan warga mengenai kenaikan harga BBM.
Momen tersebut terjadi saat ia melakukan kunjungan kerja ke Wamena, Jaya Wijaya, Papua Pegunungan.
Dalam video tersebut terlihat seorang pria nampak ngobrol dengan orang nomor dua di Indonesia. Ia mengeluh karena harga BBM di Papua sangat mahal dan meminta pemerintah untuk menurunkannya.
Karena apa bahan bakar harganya mahal, jadi tolong bapak kasih turun harganya, itu saja yang saya sampaikan. Harganya Rp25 ribu satu liter, itu yang mau disampaikan masyarakat,”
ujar pria tersebut saat berbicara dengan Gibran.
Keluhan Warga
Alih-alih bersimpati dengan keluhan warga, Gibran justru fokus terhadap pembangunan infrastrutur.
Nanti kami atasi, kita ini dulu mau aspal jalan-jalannya dulu, sama infrastruktur, sambil nunggu (BBM) jadi nggak naik Rp25 ribu ya,”
ucap Gibran merespon.
Potongan video tersebut ramai di media sosial, tidak sedikit dari netizen yang menyoroti sikap cuek Gibran saat mendengarkan keluahan warga.
Salah curhat pak, jangan berharap keluar solusi, yang ada njenengan mumet sendiri mencerna omongannya,”
kata dara_adzky.
Mohon maaf bapak, apakah kesulitan membedakan orang yang bener normal dengan anak kebanyakan asam sulfat?,”
tambah @sassystayclassy.
Dalam hatunya dia pasti dengeri, karepmu, urusanmu, aku ngantuk,”
sambung @febrianafr.
Ekspresinya kayak gue pas lagi laper banget tapi diajak ngobrol,”
ucap @inakarynaa.
Percuma curhat sama dia pak, capek doang,”
komen @riniistanty.



