Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 21 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / China Mampu Produksi 470 Drama AI Setiap Hari, Industri Hiburan Pindah Haluan
Hype

China Mampu Produksi 470 Drama AI Setiap Hari, Industri Hiburan Pindah Haluan

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Mei 20, 2026 3:10 pm
Ani Ratnasari
Ivan
Share
Warga saat menonton Film drama
Warga saat menonton Film drama (Foto: english.scio.gov.cn)
SHARE

Industri hiburan China sedang mengalami perubahan besar-besaran, setelah meledaknya drama pendek berbasis kecerdasan buatan atau AI.

Daftar isi Konten
  • Biaya Produksi Turun Drastis
  • Aktor Mulai Kehilangan Pekerjaan
  • Wajah Orang Dipakai Tanpa Izin
  • Pemerintah China Buat Regulasi Baru

Pada Januari 2026 saja, platform-platform di China meluncurkan lebih dari 14.600 drama pendek hasil produksi AI.

Artinya, setiap hari ada sekitar 470 judul baru yang muncul di berbagai platform streaming dan media sosial.

Drama pendek sendiri merupakan format serial berdurasi singkat, biasanya hanya dua hingga lima menit per episode, yang dibuat khusus untuk pengguna ponsel.

Format ini mirip sinetron versi cepat dengan alur dramatis, konflik intens, dan dibuat agar penonton terus menonton lewat sistem algoritma platform.

Dilansir dari Halo China tech, pada Februari 2026 jumlah drama AI di ekosistem digital China bahkan mencapai 127.800 judul.

Jumlah penontonnya diperkirakan akan menembus 280 juta orang pada tahun ini, naik drastis dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka sekitar 120 juta pengguna.

Baca juga:
Jangan Suka Curhat di Medsos! Love Scammer Mengintai Orang Kesepian… Pakar Komunikasi Digital Universitas Indonesia (UI) Firman Kurniawan mengatakan kelompok yang rentan…
Pakar UI Bongkar Modus Love Scamming Napi Kotabumi: Dibuat Nyaman… Pakar Komunikasi Digital Universitas Indonesia (UI) Firman Kurniawan melihat kasus love scamming…
Isu Dana Fantastis Rp50 Miliar dari JK Kembali Dibantah, Rismon… Pakar digital forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, secara tegas menyatakan pernyataan Wakil Presiden…
  • Jangan Suka Curhat di Medsos! Love Scammer Mengintai Orang Kesepian dan Patah…
  • Pakar UI Bongkar Modus Love Scamming Napi Kotabumi: Dibuat Nyaman hingga Terjebak
  • Isu Dana Fantastis Rp50 Miliar dari JK Kembali Dibantah, Rismon Ngotot Video…

Biaya Produksi Turun Drastis

Sebelum AI masuk, industri drama pendek di China sebenarnya sudah sangat besar. Namun kehadiran teknologi AI ini membuat biaya produksi turun drastis dan proses pembuatan konten menjadi jauh lebih cepat.

Jika pada 2024 sebuah drama live-action membutuhkan biaya lebih dari 1 juta yuan atau sekitar Rp2,5 miliar, kini serial serupa bisa dibuat dengan AI hanya dengan biaya 50 ribu – 100 ribu yuan saja yakni sekitar Rp169 – Rp259 juta.

Beberapa studio di China bahkan menawarkan paket produksi drama lengkap dengan harga jauh lebih murah. Biaya produksi per menit yang sebelumnya berkisar 3 ribu sampai 5 ribu yuan kini turun menjadi sekitar 500 sampai 1.000 yuan, bahkan ada yang hanya 200 yuan per menit.

Perubahan ini membuat industri drama AI berkembang sangat cepat. Salah satu perusahaan produksi di Hangzhou dilaporkan sudah memiliki sekitar 1.000 karyawan dan menghasilkan pendapatan tahunan hingga 1 miliar yuan dengan laba bersih sekitar 200 hingga 300 juta yuan.

Perusahaan Judian bahkan mampu memproduksi sekitar 100 drama AI fotorealistik setiap bulan ditambah ribuan drama sulih suara AI.

Bahkan ada perusahaan baru, dan sudah memiliki 200 karyawan dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, dengan tim yang terdiri dari 10 orang mampu menyelesaikan serial 30 episode dalam waktu 20 hari.

Seorang pendiri startup bahkan mengungkapkan bahwa, seorang operator yang bekerja dengan alat pembuat video terbaru dari buatan ByteDance setiap hari mampu menghasilkan 40 menit konten siap distribusi.

Operator tersebut bahkan mendapatkan penghasilan sekitar 2.000 – 3.000 yuan per bulan, yang setara UMR perkotaan di Tiongkok.

Teknologi AI yang dipakai juga berkembang pesat. Pada Januari 2025, dari 5.000 drama pendek yang dihasilkan 4 diantaranya merupakan hasil AI, tapi pada November meningkat hingga 217.

Ketika ByteDance merilis Seedance 2.0, model terbaru ini memungkinkan untuk membuat adegan aksi fisik yang kompleks, konsistensi karakter di setiap adegan, hingga interaksi banyak tokoh secara realistis.

Aktor Mulai Kehilangan Pekerjaan

Namun di balik ekspansi industri ini, banyak pekerja kreatif mulai terkena dampaknya. Aktor drama pendek di Tiongkok mengaku jumlah pekerjaan mereka turun drastis.

Li Wenhao, aktor yang berbasis di Chongqing mengungkap, sebelumnya ia bisa syuting selama 50 hari tanpa henti kini hanya bekerja 6 hari sepanjang Maret 2026.

Panggilan casting yang dulu datang puluhan kali sehari kini hanya muncul beberapa hari sekali. Dari sekitar sepuluh rumah produksi drama pendek yang ia kenal, sebagian besar kini sudah beralih memakai AI dan berhenti mempekerjakan pemain manusia.

Beberapa studio seperti Chengdu Zhongdu bahkan secara terbuka mengumumkan penghentian produksi live-action dan beralih penuh ke sistem AI.

Bahkan perusahaan Yaoke Media yang merupakan salah satu perusahaan di balik beberapa drama tv Tiongkok yang terkenal, resmi mengontrak pemeran digital hasil AI untuk tampil dalam produksi mereka.

Wajah Orang Dipakai Tanpa Izin

Fenomena ini memicu kekhawatiran di kalangan artis. Aktris senior China, Hao Lei bahkan mengatakan AI berpotensi menggantikan 90 persen aktor manusia di masa depan.

Menurutnya, dalam beberapa jenis peran tertentu, AI bahkan mulai dianggap lebih unggul dibanding manusia.

Selain ancaman terhadap pekerjaan, muncul masalah baru yang lebih mengkhawatirkan, yaitu penggunaan wajah orang tanpa izin.

Banyak produser AI diketahui mengambil foto dari media sosial untuk dijadikan referensi karakter dalam drama mereka.

Beberapa korban baru menyadari wajah mereka dipakai setelah drama tersebut viral. Ada yang dijadikan karakter antagonis, tokoh jahat, hingga sosok manipulatif tanpa pernah dimintai izin ataupun diberi kompensasi.

Kasus ini bahkan menimpa sejumlah selebriti besar Tiongkok. Wajah karakter AI dalam beberapa drama disebut sangat mirip dengan aktor terkenal seperti Jackson Yee, Xiao Zhan, hingga Dilraba Dilmurat.

Pemerintah China Buat Regulasi Baru

Pemerintah Tiongkok akhirnya bergerak cepat. Pada April 2026, drama AI mulai diwajibkan masuk sistem registrasi nasional sebelum tayang. Asosiasi penyiaran juga melarang penggunaan wajah dan suara aktor tanpa izin.

Platform seperti Douyin dan Hongguo kemudian melakukan audit besar-besaran terhadap ribuan drama AI.

Ratusan konten akhirnya dikenai sanksi karena melanggar aturan, mulai dari penggunaan wajah tanpa izin hingga pelanggaran hak cipta.

Meski produksinya sangat besar, industri drama AI ternyata masih menghadapi satu masalah besar: kualitas cerita.

Dari lebih dari 127 ribu drama AI yang beredar, hanya sebagian sangat kecil yang berhasil benar-benar viral dan bertahan di ingatan penonton.

Banyak penonton merasa drama AI masih terasa “dingin” dan kurang emosional dibanding drama manusia asli. Secara visual memang realistis, tetapi ekspresi dan kedekatan emosionalnya dianggap belum sepenuhnya natural.

Kini industri drama AI di Tiongkok berkembang seperti mesin produksi konten massal. Fokus utamanya bukan lagi menciptakan karya yang berkesan, melainkan memproduksi sebanyak mungkin video untuk mengejar algoritma, iklan, dan traffic penonton.

Fenomena ini diperkirakan tidak hanya terjadi di Tiongkok. India hingga Hollywood mulai menunjukkan arah serupa.

AI perlahan mengubah industri hiburan global, bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga soal pekerjaan manusia, hak identitas wajah, dan masa depan kreativitas di era digital.

Tag:AIDrama ChinaDunia Hiburan
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kenapa Sih Prabowo Minta Purbaya Copot Dirjen Bea Cukai?
By Anisa Aulia
Presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) tiba di lokasi Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo.
1
Prabowo Sebut Belanda Kaya Raya Gegara Kuasai Indonesia Ratusan Tahun, Benarkah?
By Hadi Febriansyah
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Paripurna DPR, Rabu 20 Mei 2026. (Sumber: YT BPMI)
2
Prabowo Ogah Pilih Sosialis atau Kapitalis, Lebih Suka ‘Ekonomi Jalan Tengah’ Indonesia
By Hadi Febriansyah
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo.
3
Arsenal Akhirnya Juara Liga Inggris, Penantian 22 Tahun Resmi Berakhir
By Hadi Febriansyah
Skuad Arsenal merayakan gelar juara Liga Inggris 2025/2026
4
Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit hingga Batu Bara Lewat BUMN, Biar Apa?
By Anisa Aulia
Pekerja memuat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit ke atas truk di perkebunan kelapa sawit Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Kamis (26/3/2026). Badan Pusat Statistik mencatat ekspor crude palm oil (CPO) pada Januari 2026 mengalami peningkatan 59,63 persen menjadi 2.514 ribu ton atau senilai 2,29 miliar dollar AS dibandingkan pada januari 2025 sebesar 1,485 ribu ton senilai 1,75 miliar dollar AS.
5

BERITA LAINNYA

Wakil Presiden Gibran Rakabuming
Hype

Heboh Ekspresi Gibran Saat Warga Curhat BBM Mahal, Netizen: Salah Curhat Pak!

Baru-baru ini viral di media sosial Threads, ekspresi Wakil Presiden Gibran Rakabuming…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
11 jam lalu
Doa Meluluhkan Hati Seseorang
Hype

4 Doa Meluluhkan Hati Seseorang yang Kita Cintai, Bisa Diamalkan Setiap Hari

Doa meluluhkan hati seseorang bisa dibaca sebagai bentuk khtiar agar hubungan menjadi…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
12 jam lalu
Ilustrasi Ucapan Idul Adha
Hype

25 Ucapan Hari Raya Idul Adha 2026 Menyentuh Hati dan Penuh Doa

Ucapan Hari Raya Idul Adha 2026 diperlukan banyak orang untuk diberikan kepada…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
12 jam lalu
Ilustrasi doa agar dagangan laris
Hype

5 Doa Agar Dagangan Laris dan Rezeki yang Berkah

Doa agar dagangan laris wajib dibaca agar usaha yang dilakukan menjadi ibadah.…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
12 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up