Tiga hari beroperasi, Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya telah membekuk 16 pelaku kejahatan jalanan. Polisi menduga kelompok pelaku bergerak terorganisasi di sejumlah wilayah Ibu Kota.
“Sebagian adalah kelompok yang terpisah, sebagian lagi merupakan hasil pengembangan dari pelaku yang sebelumnya sudah kami amankan,”
kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin, Kamis, 21 Mei 2026.
Polisi pun menyita ponsel para pelaku, kemudian melakukan pendalaman digital forensik guna mengorek informasi sindikat tersebut. Bermodal informasi tersebut, polisi bakal memburu jaringan mereka. Motif para pelaku beraksi pun beragam.
“Ada motif untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, ada juga yang digunakan untuk membeli narkoba,”
ucap Iman.
Kemudian, para tersangka pun menjalani tes urine, hasilnya ada pelaku yang diketahui positif mengonsumsi amfetamin. Selain itu, Iman mengklaim rekaman CCTV terintegrasi milik Pemprov DKI Jakarta ,embuat pihaknya mampu bergerak lebih cepat menangkap pelaku.
“Dengan adanya CCTV, kami cukup terbantu untuk menganalisis kejadian, kemudian menganalisis para tersangka atau para pelaku,”
ujar Iman.
Sejumlah kasus yang diungkap merupakan laporan masyarakat dan kejadian yang viral di media sosial.



