Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 25 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Pemerintah Hati-hati, Negara Ini Pernah Gagal Redenominasi
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Hati-hati, Negara Ini Pernah Gagal Redenominasi

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: November 12, 2025 3:48 pm
Anisa Aulia
Ivan
Share
Peredaran uang tumbuh tinggi pada September 2025
ANTARA FOTO/Andry Denisah/YU
SHARE

Redenominasi rupiah atau menyederhanakan nilai mata uang akhir-akhir ini menjadi sorotan banyak pihak. Hal ini setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memasukkan redenominasi ke dalam Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029.

Daftar isi Konten
  • Negara Gagal Jalankan Redenominasi
  • DPR Minta Redenominasi Dilakukan Secara Matang

Rencana redenominasi dari Rp1.000 ke Rp1 ini dilakukan dengan menyusun Rancangan Undang-Undang (RUU), yang ditargetkan selesai pada 2027.

“RUU tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi) merupakan RUU luncuran yang rencananya akan diselesaikan pada tahun 2027,”

bunyi aturan itu dikutip Rabu (12/11/2025).

Negara Gagal Jalankan Redenominasi

Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira mengungkapkan ada sejumlah negara yang gagal melakukan redenominasi. Negara itu diantaranya Ghana, Turki, hingga Zimbabwe.

Ghana pernah gagal akhirnya inflasi tinggi, Turki beberapa kali gagal terutama tahun 1990-1994 dimana berujung krisis finansial. Ada juga Zimbabwe yang gagal lakukan redenominasi berimbas hyper inflasi, dan krisis moneter,”

Bhima saat dihubungi Owrite, Rabu (12/11/2025).

Untuk itu, Bhima mengingatkan agar pemerintah berhati-hati dalam melakukan redenominasi.

Dia mengingatkan BI agar membuka semua rencana persiapan redenominasi, hingga biaya selama masa transisi.

Indonesia harus hati-hati, dan Celios memberikan peringatan ke BI agar membuka semua rencana persiapan redenominasi, beserta biaya yang dibutuhkan selama masa transisi,”

Bhima Yudhistira.

Bhima menjelaskan, biaya yang dibutuhkan selama masa transisi ini meliputi percetakan uang baru dengan total kebutuhan Rp1.082 triliun data per Agustus 2025, biaya penukaran uang di kantor BI dan cabang perbankan seluruh wilayah Indonesia. Kemudian biaya sosialisasi ke masyarakat, UMKM dan seluruh pelaku usaha.

DPR Minta Redenominasi Dilakukan Secara Matang

Sementara itu, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta agar pemerintah mempertimbangkan secara matang rencana redenominasi ini. Dalam hal ini harus dipastikan pertumbuhan ekonomi, sosial, hingga politik stabil.

Kemudian secara teknis, apakah pemerintah sudah siap? Kalau semua itu belum, jangan coba-coba dilakukan redenominasi,”

Said Abdullah.

Said menilai, redenominasi bukan hanya sekedar menghilangkan tiga nol di belakang misalnya dari Rp1.000 menjadi Rp1. Sebab langkah tersebut memiliki konsekuensi terhadap ketidakstabilan ekonomi jika pemerintah tidak sepenuhnya siap.

Said juga mengingatkan, potensi terjadinya permainan harga karena redenominasi rupiah. Untuk itu aspek teknis perlu disiapkan pemerintah dengan baik.

Kalau aspek teknis pemerintah itu belum siap, kalau harga 280 dibulatkan 300 rupiah, maka inflatoirnya yang terjadi. Itu yang paling sangat mengganggu pikiran kami di Badan Anggaran,”

Said Abdullah.

Said menilai, sosialisasi ke masyarakat hingga literasi penting dilakukan agar redenominasi rupiah tidak menimbulkan kesalahpahaman. Sehingga menurutnya, literasi ke masyarakat pelu dilakukan selama setahun penuh.

Pemerintah intensif 2026 melakukan sosialisasi ke masyarakat, punya pemahaman yang sama, baru persiapan internal pemerintah juga. Baru itu dapat dilakukan pembahasan undang-undangnya, pembahasannya baru dilakukan di 2027,”

Said Abdullah.
Tag:PemerintahPernah GagalRedenominasi Rupiah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

WFH ASN Diterapkan Jumat, Purbaya: Waktu Kerja Pendek, Pagi Olahraga Sore Leyeh-leyeh

Pemerintah akan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah usai libur Lebaran 2026. Pekerja di sektor industri alias pabrik dikecualikan dari kebijakan ini. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read
Aktivis KontraS Andrie Yunus. (Sumber: Amnesty International)
Hukum

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Didesak Dibawa ke Peradilan Umum

DPR RI mendesak Polri menyelidiki tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus, hingga ke pengadilan. Terlebih, kasus ini…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Kue Nastar
Kesehatan

Menkes Ungkap Bahaya Kalori Tersembunyi di Nastar, Batasi Konsumsi saat Lebaran

Kue nastar menjadi salah satu sajian wajib yang selalu hadir di meja saat perayaan Lebaran. Rasanya yang manis dengan isian selai nanas serta teksturnya yang lembut membuat kue ini sulit…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi gedung Bank Mandiri di Jakarta (sumber: Bank Mandiri)
Ekonomi Bisnis

Outlook Bank RI Dipangkas Negatif, OJK: Bukan Salah Fundamental, Ini Biang Keroknya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara, terkait revisi outlook negatif terhadap bank-bank…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
56 menit lalu
Ilustrasi ASN saat apel.
Ekonomi Bisnis

Soal ASN dan Swasta WFH 1 Hari Sepekan, ISEAI: Cuma Jadi Napas Sementara bagi APBN

Pemerintah berencana menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH)…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
1 jam lalu
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
Ekonomi Bisnis

Minyak Arab Light ‘Langka’ Usai Aramco Rem Ekspor, Kilang Asia Tertekan dan Ketar-ketir

Saudi Aramco, eksportir minyak terbesar di dunia, telah memangkas pasokan minyak mentah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
5 jam lalu
Ilustrasi Emas Antam
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Antam Naik 25 Maret 2026, Tembus Rp2.850.000 per Gram

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan pada hari…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up