Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, akhirnya buka suara mengenai kabar komunikasi dengan pelatih Uzbekistan, Timur Kapadze.
Ia mengakui telah berdiskusi langsung dengan Kapadze, terutama terkait perkembangan pesat sepak bola Uzbekistan dalam beberapa tahun terakhir.
Pernyataan ini menyusul komentar Kapadze sebelumnya, yang mengungkapkan bahwa pihak PSSI melalui Sumardji sempat menanyakan apakah dirinya tertarik membesut Timnas Indonesia.
Meski namanya tengah ramai dibicarakan pecinta sepak bola Tanah Air, Sumardji menegaskan bahwa percakapan tersebut belum mengarah pada langkah konkret untuk menunjuk Kapadze sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
Awalnya saya membaca CV serta rekam jejaknya. Saya penasaran kenapa Uzbekistan bisa melaju begitu cepat,”
Sumardji kepada wartawan, Rabu, 26 November 2025.
Ia mengaku mempelajari perjalanan karier Kapadze secara mendalam, termasuk bagaimana Uzbekistan mampu tampil konsisten dari level U-19, U-23 hingga tim senior.
Kagum dengan Prestasi Uzbekistan
Sumardji tidak menutupi kekagumannya terhadap Kapadze. Pelatih berusia 44 tahun itu dianggap punya visi jelas dan terbukti sukses membawa Uzbekistan menembus Piala Dunia 2026 prestasi besar dalam sejarah sepak bola mereka.
Saya tertarik karena prestasinya. Itulah kenapa saya minta kontaknya. Kami sudah beberapa kali saling bertukar pesan,”
Sumardji.
Namun ia menegaskan bahwa komunikasi tersebut masih berada di ranah informal. Menurut Sumardji, percakapan mereka lebih banyak membahas teknis perkembangan sepak bola, bukan perekrutan pelatih.
Dia juga menyampaikan bahwa dirinya senang melihat antusiasme masyarakat Indonesia pada sepak bola. Tapi sejauh ini belum ada pembicaraan serius mengenai jabatan pelatih,”
Sumardji.
Sebagai Manajer Timnas Indonesia, Sumardji memastikan bahwa proses penentuan pelatih kepala tetap mengikuti mekanisme resmi PSSI.
Sementara itu, nama Kapadze masih menjadi sorotan publik dan dianggap sebagai salah satu kandidat paling menarik.

