Al-Qur'an · Surat ke-6
Surat Al-Anam Ayat 18
Juz 7Ayat 18 dari 165Makkiyah
وَهُوَ ٱلْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِۦ ۚ وَهُوَ ٱلْحَكِيمُ ٱلْخَبِيرُ
Wa Huwal gaahiru fawqa 'ibaadih; wa Huwal Hakeemul Khabeer
Terjemahan Kemenag RI
Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hamba-hamba-Nya. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
Tafsir Surat Al-Anam Ayat 18
Ayat ini menegaskan kesempurnaan kedaulatan Allah yang mutlak atas hamba-hamba-Nya. Dialah Penguasa yang tertinggi di atas hamba-hamba-Nya dan menyelenggarakan serta mengatur segala masalah dan urusan mereka menurut kehendak-Nya. Tidak seorang pun yang dapat memohon untuk dapat keluar dari daerah kekuasaan-Nya.
Kesempurnaan kekuasaan dan kedaulatan Allah atas hamba-hamba-Nya itu disertai dengan kesempurnaan hikmah-Nya dalam mengatur kebutuhan hamba-hamba-Nya dan keluasan ilmu-Nya terhadap segala perkara yang kecil dan tersembunyi. Dialah Yang Maha Mengetahui apa yang bermanfaat dan yang mudarat bagi hamba-hamba-Nya. Tak ada suatu perkarapun, melainkan diketahui-Nya akhir dari perkara itu. Pengaturan-Nya atas hamba-hamba-Nya ini diarahkan kepada suatu tujuan yakni kesempurnaan kemanusiaan.
Dialah Allah Yang Mahakuasa dan Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Karena itu, tidaklah patut menyembah kepada selain-Nya.
Firman Allah:
Maka janganlah kamu menyembah apa pun di dalamnya selain Allah. (al-Jinn/72: 18)
Sumber: Tafsir Kemenag RI · Kementerian Agama Republik Indonesia
Quran Online by Owrite Media · dikembangkan oleh Aconymous