Al-Qur'an · Surat ke-17
Surat Al-Isra Ayat 62
Juz 15Ayat 62 dari 111Makkiyah
قَالَ أَرَءَيْتَكَ هَٰذَا ٱلَّذِى كَرَّمْتَ عَلَىَّ لَئِنْ أَخَّرْتَنِ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْقِيَٰمَةِ لَأَحْتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهُۥٓ إِلَّا قَلِيلًۭا
Qaala ara'aytaka haazal lazee karramta 'alaiya la'in akhhartani ilaa Yawmil Qiyaamati la-ah tanikanna zurriyyatahooo illaa qaleelaa
Terjemahan Kemenag RI
Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil".
Tafsir Surat Al-Isra Ayat 62
Kemudian dijelaskan bahwa kelancangan dan pembangkangan Iblis terhadap perintah Allah ketika ia meminta agar Allah menerangkan kepada-nya, apa alasan yang menyebabkan dia harus sujud kepada Adam. Perminta-an Iblis itu diungkapkan dalam bentuk kalimat tanya dimaksudkan untuk menunjukkan sikapnya yang merasa heran mendengar perintah Allah agar sujud kepada Adam. Karena pengingkarannya ini, Iblis mendapat murka, dan menjadi jauh dari rahmat Allah.
Itulah sebabnya mengapa Iblis memohon kepada Allah agar menangguh-kan hukuman dan kematiannya sampai hari kiamat dan diberi kesempatan untuk menggoda dan menyesatkan keturunan Adam, kecuali sebagian kecil saja dari keturunannya yang memang kuat imannya.
Allah swt berfirman:
Sesungguhnya kamu (Iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku, kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang yang sesat. (al-hijr/15: 42)
Sumber: Tafsir Kemenag RI · Kementerian Agama Republik Indonesia
Quran Online by Owrite Media · dikembangkan oleh Aconymous