Al-Qur'an · Surat ke-67
Surat Al-Mulk Ayat 8
Juz 29Ayat 8 dari 30Makkiyah
تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ ٱلْغَيْظِ ۖ كُلَّمَآ أُلْقِىَ فِيهَا فَوْجٌۭ سَأَلَهُمْ خَزَنَتُهَآ أَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيرٌۭ
Takaadu tamayyazu minal ghaizi kullamaaa uliqya feehaa fawjun sa alahum khazanatuhaaa alam yaatikum nazeer
Terjemahan Kemenag RI
hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir), penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka: "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?"
Tafsir Surat Al-Mulk Ayat 8
Selanjutnya diterangkan bahwa neraka itu menerima orang-orang kafir dengan kemarahan yang sangat. Demikian marahnya, sehingga hampir saja mereka itu pecah berkeping-keping. Dalam keadaan demikian, malaikat Zabaniyah pun mencela dan mencerca mereka, "Tidak pernahkah datang kepada kamu seorang rasul yang diutus Allah yang memperingatkan kamu kepada azab hari Kiamat yang menimpamu pada saat ini?" Hal ini juga menunjukkan bahwa Allah tidak akan mengazab suatu kaum, melainkan setelah Dia mengutus seorang rasul dan mereka tidak mengindahkan seruan itu. Dalam ayat yang lain, Allah berfirman:
¦tetapi Kami tidak akan menyiksa sebelum Kami mengutus seorang rasul. (al-Isra'/17: 15)
Dari ayat ini dapat dipahami bahwa manusia dituntut melaksanakan perintah-perintah Allah dan meninggalkan larangan-larangan-Nya jika telah disampaikan kepada mereka seruan rasul yang diutus kepada mereka. Hal ini berlaku baik seruan itu disampaikan secara langsung maupun tidak langsung, yaitu dengan perantaraan orang-orang yang telah beriman kepada-Nya.
Sumber: Tafsir Kemenag RI · Kementerian Agama Republik Indonesia
Quran Online by Owrite Media · dikembangkan oleh Aconymous