Al-Qur'an · Surat ke-26
Surat Asy-Syuara Ayat 44
Juz 19Ayat 44 dari 227Makkiyah
فَأَلْقَوْا۟ حِبَالَهُمْ وَعِصِيَّهُمْ وَقَالُوا۟ بِعِزَّةِ فِرْعَوْنَ إِنَّا لَنَحْنُ ٱلْغَٰلِبُونَ
Fa alqaw hibaalahum wa 'isiyyahum wa qaaloo bi'izzati Fir'awna innaa lanahnul ghaaliboon
Terjemahan Kemenag RI
Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka dan berkata: "Demi kekuasaan Fir'aun, sesungguhnya kami benar-benar akan menang".
Tafsir Surat Asy-Syuara Ayat 44
Ayat ini menggambarkan suasana adu kekuatan antara para pesihir Fir'aun dengan mukjizat Nabi Musa. Musa menawarkan kepada para pesihir itu untuk memulai sihirnya, yang mereka yakini bisa menggugurkan pengakuan Musa sebagai seorang rasul Allah. Para pesihir Fir'aun segera melemparkan tali-tali yang mereka siapkan seraya menyebut nama Fir'aun, dan mereka merasa yakin akan menang. Dengan kecepatan gerak tangan dan ilmu sihir mereka, tali-tali itu seolah-olah bergerak, mengecoh orang-orang yang menyaksikannya, sehingga mereka menyangka tali-tali itu berubah menjadi ular sesungguhnya, yang merayap ke sana kemari. Hal ini digambarkan dalam firman Allah:
Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka terbayang olehnya (Musa) seakan-akan ia merayap cepat, karena sihir mereka. (thaha/20: 66)
Dengan sihirnya, para pesihir itu telah menakut-nakuti dan mengelabui mata orang banyak. Mereka mengeluarkan segenap kemampuan yang ada pada mereka, dan menganggap telah cukup untuk memperoleh kemenangan dalam adu kekuatan itu.
Sumber: Tafsir Kemenag RI · Kementerian Agama Republik Indonesia
Quran Online by Owrite Media · dikembangkan oleh Aconymous