Al-Qur'an · Surat ke-20
Surat Thaha Ayat 28
Juz 16Ayat 28 dari 135Makkiyah
يَفْقَهُوا۟ قَوْلِى
Yafqahoo qawlee
Terjemahan Kemenag RI
supaya mereka mengerti perkataanku,
Tafsir Surat Thaha Ayat 28
Musa memohon agar lidahnya fasih dan tidak kelu, sehingga ia lancar dan tegas dalam berbicara, supaya kata-katanya mudah dicerna dan dipahami oleh pendengarnya, hingga mereka memperoleh hidayah Allah. Sebab jika lidah Musa kelu mengakibatkan ia tidak lancar bicaranya.
Para mufassir berbeda pendapat tentang sebab ketidakfasihan (kelunya) lisan Musa, sebagai berikut:
a.Bahwa Musa di waktu kecilnya, ia mencabut selembar rambut dari dagu Firaun, maka marahlah Firaun dan ia berencana untuk melampiaskan kemarahannya itu. Kemudian ia meminta kepada istrinya supaya membawakan balah (kurma mentah) dan se-onggok bara api. Istri Firaun membela Musa dengan mengatakan, "Musa masih kecil, belum tahu apa-apa." Sekalipun ada pembelaan, tetapi Firaun tetap melaksanakan maksud jahatnya, dan bara itu diletakkan di atas lidah Musa. Sejak itulah lidah Musa menjadi kaku. Oleh karena itu Musa a.s. meminta kepada Allah supaya kekeluan lidahnya itu dihilangkan.
b.Kekeluan lidahnya diakibatkan karena faktor psykologis yang membebani Musa, akibat dari tindakan dan perbuatannya menampar dan membunuh seorang Qibty.
c.Menurut pendapat lain, bahwa kekeluan tersebut akibat bawaan sejak lahir.
Sumber: Tafsir Kemenag RI · Kementerian Agama Republik Indonesia
Quran Online by Owrite Media · dikembangkan oleh Aconymous