Indonesia memiliki kuliner yang beragam. Tak hanya rasanya yang unik, nama-nama makanan Indonesia juga lucu dan nyeleneh.
Salah satunya adalah kue kontol kejepit khas Bantul, Yogyakarta. Dari namanya saja, bikin orang yang dengar geleng-geleng kepala karena mirip dengan nama alat kelamin laki-laki.
Kue kontol kejepit dikenal juga sebagai kue adrem. Di Yogyakarta sendiri, makanan ini sudah jarang ditemui, untuk itu, bagi Anda yang ingin mencicipinya bisa berkunjung ke sejumlah pasar tradisional tradisional di Bantul.
Sebelum mencicipi, Anda perlu tahu dulu nih asal usul kue kontol kejepit atau kue adrem. Berikut ulasannya dari berbagai sumber, Selasa 27 Januari 2026.
Asal Usul Kue Kontol Kejepit
Awalnya, kue ini bernama kue adrem, namun karena pelafalannya yang sulit, masyarakat Bantul menamainya kue kontol kejepit atau tolpit.
Nama kue ini memang terdengar vulgar, bahkan terkesan jorok yang berarti alat kelamin pria yang terjepit.
Dinamakan kue kontol kejepit juga karena proses pembuatannya juga yang menggunakan teknik penjepitan.
Sementara itu, menurut Setyo Prasiyono Nugroho dalam artikel Wisata Gastronomi Makanan Tradisional Yogyakarta melalui Storynomic tahun 2023, mengatakan sebutan itu muncul karena bentuk kue dianggap menyerupai alat kelamin pria dalam bahasa Jawa.
Kue ini sudah ada sejak zaman Mataram kuno. Kue ini juga terdokumentasi dalam Serat Centhini pada abad ke-18M.
Meski namanya terdengar kontroversial, kue ini ini memiliki sejarah dan tradisi mendalam bagi masyarakat Bantul.
Memiliki sejarah yang cukup panjang, kue ini dianggap sebagai bagian dari budaya lokal Bantul.
Kue ini tidak hanya menyajikan cita rasa yang khas, tetapi juga menjadi simbol identitas dan keberlanjutan budaya Bantul yang lekat.
Jadi Warisan Budaya
Dilansir laman resmi Pemprov DIY, kue kontol kejepit telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan RI.
Penetapan menegaskan bahwa makanan tradisional khas Bantul tersebut bukan sekadar jajanan pasar biasa, tetapi juga bagian penting dari identitas budaya Jawa.
Bahan-Bahan Pembuatan Kue Kontol Kejepit
Kue ini menggunakan bahan-bahan seperti tepung, gula, air dan kelapa. Semua bahan diolah hingga mendapatkan tekstur yang encer. Warna cokelat dari kue ini menggunakan pewarna alami dan gula Jawa. Sedangkan untuk tepungnya, biasanya menggunakan tepung beras yang dibuat sendiri.
Proses Pembuatan Kue Kontol Kejepit
Kue ini memiliki warna coklat dengan bentuk yang unik. Proses pembuatannya menggunakan teknik penjepitan dengan tiga sumpit dan setelahnya diangkat.
Adonan dituang ke dalam penggorengan dengan minyak panas lalu langsung dijepit dengan teknik tersebut.
Kur ini memiliki cita rasa manis gurih. Teksturnya mirip kue cucur, bagian luar renyah, sedangkan bagian dalam lebih padat dan lembut.
Sekilas, kue ini jug mirip dengan burayot, yang merupakan makanan khas Garut.


