Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Cari Tahu

Mengapa di Singapura Tak Ada Jenjang SMP dan SMA Seperti di Indonesia?

Perbedaan ini bukan berarti Singapura tidak memiliki tahapan pendidikan yang setara dengan SMP dan SMA. Negara tersebut hanya menerapkan pembagian jenjang sekolah yang berbeda dengan Indonesia.

Ilustrasi cara belajar
Ilustrasi cara belajar (Foto: freepik)

Penasaran nggak kenapa sistem pendidikan di Singapura dan Indonesia beda? Jika pelajar di Tanah Air menempuh pendidikan SD, SMP, hingga SMA, Singapura justru menggunakan sistem Primary School dan Secondary School sebelum siswanya melanjutkan ke pendidikan berikutnya.

Perbedaan ini bukan berarti Singapura tidak memiliki tahapan pendidikan yang setara dengan SMP dan SMA. Negara tersebut hanya menerapkan pembagian jenjang sekolah yang berbeda dengan Indonesia.

Lantas, bagaimana sistem pendidikan Singapura dan apa saja pilihan siswa setelah lulus sekolah menengah?

Iklan

Beda Sistem

Berdasarkan informasi Kementerian Pendidikan Singapura (Ministry of Education atau MOE), disana siswa biasanya akan menempuh pendidikan dasar selama enam tahun di Primary School. 

Setelah itu, mereka melanjutkan ke Secondary School yang umumnya berlangsung empat hingga lima tahun, bergantung pada jalur pendidikan yang diikuti.

Sementara di Indonesia, pendidikan formal umumnya terdiri dari SD selama enam tahun, SMP tiga tahun, dan SMA tiga tahun.

Mengenal Full Subject-Based Banding

Salah satu hal menarik dari sistem pendidikan Singapura adalah penerapan Full Subject-Based Banding (Full SBB) sejak 2024.

Kebijakan ini memungkinkan siswa mengambil mata pelajaran pada tingkat yang berbeda sesuai kemampuan dan kebutuhan belajar mereka. Tingkat tersebut dikenal sebagai G1, G2, dan G3.

Misalnya, siswa di sana bisa dan diperbolehkan untuk mengambil Matematika yang tingkatannya lebih tinggi, lalu pilih mata pelajaran lainnya dengan level yang sesuai kemampuan siswanya. Dengan sistem ini, siswa tidak harus mengambil semua mata pelajaran pada tingkat yang sama.

Siswa Bisa Pilih Jalur Pendidikan

Setelah menyelesaikan Secondary School, siswa Singapura memiliki beberapa pilihan untuk melanjutkan pendidikan lanjutan sesuai minat dan kualifikasi masing-masing.

  • Junior College (JC): Program pra universitas yang umumnya berlangsung dua tahun dan mempersiapkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke universitas melalui jalur akademik.
  • Polytechnic: Program diploma yang umumnya berlangsung tiga tahun dengan pembelajaran praktis dan keterampilan sesuai kebutuhan industri.
  • Institute of Technical Education (ITE): Lembaga pendidikan teknis dan vokasi yang membekali siswa dengan keterampilan untuk memasuki dunia kerja.

Ujian O-Level Diganti

Sistem pendidikan Singapura juga mulai mengalami perubahan dalam mekanisme ujian. Mulai 2027, Singapore-Cambridge Secondary Education Certificate (SEC) akan menggantikan ujian GCE O-Level dan N-Level.

Dalam sistem baru ini, siswa mengikuti ujian berdasarkan tingkat mata pelajaran yang dipelajari, yakni G1, G2, dan G3. Perubahan tersebut sejalan dengan penerapan Full SBB di sekolah menengah.

Jadi, perbedaan utama sistem pendidikan Singapura dan Indonesia terletak pada pembagian jenjang sekolah menengah serta pilihan pendidikan setelahnya.

Meski strukturnya berbeda, keduanya sama-sama menyediakan jalur bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan maupun mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Internship

    Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal