Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Cari Tahu

Telur Rebus Bisa Tahan Berapa Lama? Kenali Batas Aman Penyimpanan agar Tak Keracunan

Membiarkan telur rebus matang di atas meja makan selama berjam-jam ternyata bukan kebiasaan yang dianjurkan agar telur tetap bisa dimakan.

Ilustrasi telur rebus (Foto: Unsplash/Tamanna Rumee)
Ilustrasi telur rebus (Foto: Unsplash/Tamanna Rumee)

Telur rebus sering menjadi pilihan lauk praktis karena mudah dibuat, terjangkau, dan mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Tak sedikit orang sengaja merebus beberapa butir telur sekaligus untuk dijadikan stok makanan selama beberapa hari.

Namun, telur yang sudah direbus ternyata memiliki batas waktu penyimpanan yang perlu diperhatikan. Meski cangkangnya masih utuh dan tidak mengeluarkan bau aneh, bukan berarti telur tersebut selalu aman dikonsumsi.

Sebenarnya, berapa lama telur rebus bisa bertahan, baik saat disimpan di kulkas maupun dibiarkan pada suhu ruang?

Iklan

7 Hari di Kulkas

Telur rebus
Telur rebus (Foto: unsplash Faris Mohammed)

Melansir dari laman United States Department of Agriculture (USDA), telur yang sudah direbus matang dapat disimpan di lemari pendingin hingga satu minggu setelah proses perebusan.

Ketentuan tersebut berlaku untuk telur rebus yang masih memiliki cangkang maupun yang sudah dikupas, asalkan disimpan dengan benar pada suhu 4°C atau lebih rendah.

Berbeda dengan telur mentah yang memiliki lapisan pelindung alami pada cangkangnya, proses perebusan dapat merusak lapisan pelindung tersebut. Akibatnya, telur matang menjadi lebih rentan terhadap kontaminasi mikroorganisme.

Karena itu, menyimpan telur rebus di dalam kulkas menjadi langkah penting untuk memperlambat pertumbuhan bakteri dan menjaga keamanannya.

Bertahan di Suhu Ruang?

Membiarkan telur rebus di atas meja makan selama berjam-jam ternyata bukan kebiasaan yang dianjurkan.

Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat menjelaskan bahwa telur matang tidak boleh dibiarkan berada di luar lemari pendingin selama lebih dari dua jam.

Bahkan, apabila suhu lingkungan melebihi 32°C, batas aman tersebut berkurang menjadi satu jam saja.

Hal ini berkaitan dengan pertumbuhan bakteri yang berlangsung lebih cepat pada suhu hangat. FDA menyebutkan bahwa bakteri penyebab penyakit dapat berkembang pesat pada rentang suhu sekitar 4–60°C.

Dengan demikian, telur rebus yang sudah dibiarkan semalaman di suhu ruang sebaiknya dibuang, sekalipun cangkangnya belum dikupas.

Lebih Cepat Rusak

Meski sudah melalui proses pemanasan, telur rebus tidak otomatis memiliki masa simpan lebih panjang daripada telur mentah.

Menurut USDA, proses perebusan menyebabkan terbentuknya lapisan air tipis pada permukaan telur di balik cangkang. Kondisi lembap tersebut dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri penyebab pembusukan.

Inilah salah satu alasan telur rebus perlu segera dimasukkan ke dalam kulkas, paling lambat dua jam setelah matang.

Tidak Berbau

Sebagian orang terbiasa mencium aroma makanan sebelum memutuskan apakah makanan tersebut masih layak dikonsumsi. Padahal, cara ini tidak cukup untuk memastikan keamanan telur rebus.

Telur yang sudah berlendir, mengeluarkan aroma busuk, atau mengalami perubahan tekstur yang tidak wajar memang sebaiknya langsung dibuang.

Namun, makanan yang terkontaminasi bakteri berbahaya tidak selalu menunjukkan perubahan bau maupun penampilan.

Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah infeksi bakteri Salmonella, yang dapat menimbulkan gejala seperti diare, muntah, demam, dan sakit perut.

Telur asin
Telur asin (Foto: YouTube Bagja Vlog)

Tips Menyimpan Telur Rebus

Agar telur rebus tidak cepat rusak, ada beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan di rumah.

  • Simpan telur rebus di dalam kulkas maksimal dua jam setelah dimasak.
  • Gunakan wadah bersih dan tertutup, terutama untuk telur yang sudah dikupas.
  • Pastikan suhu kulkas berada pada 4°C atau lebih rendah.
  • Berikan tanda tanggal perebusan pada wadah agar masa penyimpanannya mudah dipantau.
  • Hindari menyimpan telur rebus di pintu kulkas karena suhunya lebih mudah berubah.
  • Habiskan telur rebus dalam waktu maksimal tujuh hari sejak dimasak.

USDA juga tidak menganjurkan pembekuan telur rebus karena proses tersebut dapat menurunkan kualitas dan teksturnya.

Jadi, apabila ingin menyiapkan telur rebus sebagai stok lauk mingguan, sebaiknya rebus sesuai kebutuhan dan segera simpan di lemari pendingin. Jangan mempertahankan telur yang sudah terlalu lama berada di suhu ruang hanya karena tampilannya masih terlihat normal.

Iklan