Dugaan pembabatan hutan mangrove seluas kurang lebih 3 hektare di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, tengah menjadi sorotan publik.
Area tersebut diduga dibuka untuk pembangunan kediaman pribadi Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka. Temuan ini mencuat setelah foto udara yang diunggah oleh akun instagram kendarihariini, menunjukkan kondisi mangrove yang telah habis ditebang.
Kepala Bidang Pengawasan DLHK Kota Kendari, Indri, membenarkan bahwa penebangan mangrove tersebut memang dilakukan untuk kepentingan pembangunan rumah pribadi Andi Sumangerukka, yang dikenal juga dengan inisial ASR.






