Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 16 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • Sepak Bola
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hujannya Air Banjirnya Kayu Gelondongan, Indikasi Kuat Illegal Logging
Daerah

Hujannya Air Banjirnya Kayu Gelondongan, Indikasi Kuat Illegal Logging

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Desember 1, 2025 3:17 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Sampah kayu gelondongan pascabanjir bandang
Sampah kayu gelondongan pascabanjir bandang (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU)
SHARE

Hingga kini, tiga provinsi di Pulau Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat) belum sepenuhnya pulih setelah banjir bandang dan longsor besar yang melanda selama sepekan terakhir.

Dampak bencana tersebut sangat luas, meninggalkan kerusakan berat dan jumlah korban jiwa yang terus bertambah.

Tragedi ini bahkan menjadi salah satu bencana alam terbesar di Indonesia sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 442 orang meninggal dunia, menjadikannya peristiwa yang mengguncang perhatian nasional.

Daftar isi Konten
  • Penjelasan Soal Kayu Gelondongan
  • 7 Perusahaan Diduga Rusak Lingkungan

Banyak pihak menilai bencana tersebut dipicu oleh intensitas hujan ekstrem dan perubahan iklim. Namun, muncul dugaan bahwa ada faktor lain yang turut memperparah situasi.

Pasca banjir bandang, beredar berbagai video dari wilayah pesisir yang memperlihatkan tumpukan kayu dalam jumlah besar terbawa arus ke pantai. Temuan ini memunculkan tanda tanya besar dari mana asal kayu-kayu tersebut?.

Penjelasan Soal Kayu Gelondongan

Kementerian Kehutanan akhirnya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang mengutip pernyataan pejabatnya mengenai asal kayu gelondongan yang terseret banjir bandang di Sumatra.

Dalam siaran pers, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkumhut) menjelaskan bahwa kayu-kayu tersebut bisa berasal dari berbagai sumber pohon lapuk, pohon tumbang, material bawaan sungai, area bekas penebangan legal, hingga aktivitas melanggar hukum seperti penyalahgunaan PHAT dan praktik illegal logging.

Terkait pemberitaan yang berkembang, penjelasan kami tidak pernah dimaksudkan menafikan kemungkinan adanya praktik ilegal di balik kayu-kayu yang terbawa banjir,”

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho.

Kami justru sedang menelusuri seluruh sumber kayu tersebut dan memastikan bahwa unsur illegal logging tetap diproses sesuai ketentuan.”

Dwi Januanto.

7 Perusahaan Diduga Rusak Lingkungan

Menanggapi polemik tersebut, pengamat Kebijakan Tata Publik Trubus Rahardiansyah menilai ada kejanggalan dari keberadaan kayu-kayu yang berserakan di pesisir.

Menurutnya, penjelasan Kementerian Kehutanan masih terkesan abu-abu dan justru dapat membingungkan publik.

Pada kenyataannya, ada indikasi kuat praktik illegal logging yang tidak diakui. Di Sumatera terdapat tujuh perusahaan yang diduga melakukan kerusakan lingkungan,”

Trubus saat dihubungi owrite.id.

Ia menduga, pernyataan yang muncul bisa jadi akibat ketidaktahuan pejabat terkait atau bahkan upaya menutupi sesuatu. Karena itu, ia menegaskan perlunya keterbukaan penuh.

Belakangan, Kepala BP BUMN Denny Oscaria menyatakan bahwa semua pihak harus diinvestigasi dan bertanggung jawab. Salah satu perusahaan yang diduga terlibat adalah PTPN, yang notabene perusahaan BUMN,”

Trubus.

Menurut Trubus, penyelidikan harus mencakup pemeriksaan perizinan perusahaan-perusahaan tersebut.

Izinnya harus ditelusuri: siapa pemegang sertifikatnya, apakah legal, dan dari mana asal izin itu diterbitkan. Jangan-jangan ada izin yang diperoleh dari pihak yang tidak berwenang.”

Trubus.

Kalau masih banyak keraguan, lebih baik seluruh izin tersebut segera diperiksa dan diinvestigasi,”

Trubus.
Tag:Dugaan IllegalHeadlineKayu Gelondongansumatera
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prajogo Pangestu Lepas 1 Miliar Saham CUAN, Biar Apa?
By Anisa Aulia
Konglomerat Prajogo Pangestu. (Sumber: Barito Pasific)
1
Viral! Anggota DPRD Jember Diduga Main Game dan Merokok saat Rapat, Tuai Sorotan Warganet
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Achmad Syahri As Siddiqi
2
Rupiah Amblas Lagi ke Rp17.614 per Dolar AS dan Cetak Rekor, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
3
Trump Bongkar Obrolan Rahasia dengan Xi Jinping Soal Iran
By Iren Natania
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
4
Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah petugas mengevakuasi pasien saat terjadinya kebakaran di gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur
Daerah

Kebakaran Hebat di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Satu Pasien ICU Dilaporkan Meninggal

Kebakaran terjadi di lantai 5 Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
14 jam lalu
Achmad Syahri As Siddiqi
Daerah

Viral! Anggota DPRD Jember Diduga Main Game dan Merokok saat Rapat, Tuai Sorotan Warganet

Seorang anggota DPRD Jember bernama Achmad Syahri As Siddiqi atau yang akrab…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
1 hari lalu
Produk Semen Indonesia
Daerah

Semen Indonesia Tebar Dividen Rp190,84 Miliar, Ini Jadwalnya

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp190,84…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
2 hari lalu
5kg tempe milik jemaah haji
Daerah

Heboh! Jemaah Haji Asal Indonesia Bawa 5 Kg Tempe Orek ke Jeddah

Seorang jemaah haji dari Indonesia menarik perhatian petugas keamanan di Bandara King…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up