Lokasi terdampak masih dipenuhi lumpur, sisa material banjir, serta akses yang sangat terbatas. Jika memaksakan pembangunan fondasi tower darurat, prosesnya akan memakan waktu lebih lama. Karena itu, kami memilih solusi yang tetap memenuhi standar keselamatan agar pemulihan bisa segera dilakukan,”
Darmawan.
Interkoneksi Sumatera–Aceh Kembali Tersambung
Dengan berfungsinya crane sebagai tower sementara, jalur transmisi berhasil diaktifkan kembali. Listrik kini mulai disalurkan secara bertahap ke jaringan distribusi di seluruh wilayah Aceh.
PLN menegaskan bahwa proses pengaliran dilakukan secara hati-hati, terutama di daerah yang masih tergenang air atau tertutup lumpur, demi menghindari risiko keselamatan bagi masyarakat.
Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Putra Nugraha, menambahkan bahwa pemanfaatan crane merupakan solusi teknis sementara untuk mempercepat pemulihan tanpa harus menunggu kondisi tanah sepenuhnya stabil.
Setiap langkah percepatan tetap melalui pengujian teknis yang ketat dan pengawasan berlapis. Keandalan sistem dan keselamatan lingkungan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan,”
Edwin.
Tower Permanen Akan Dibangun
Edwin menegaskan bahwa penggunaan crane tidak bersifat permanen. Setelah kondisi medan dan akses kerja membaik, PLN akan melanjutkan pembangunan menara transmisi permanen sesuai standar ketenagalistrikan nasional.
Kami akan terus bekerja maksimal hingga seluruh sistem kelistrikan Aceh pulih sepenuhnya dan pasokan listrik kembali andal untuk jangka panjang,”
Edwin.