Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Daerah

Helikopter Airbus PK-CFX Angkut 8 Penumpang Diduga Jatuh di Kalbar, Ini Kronologinya

Helikopter tersebut hilang kontak hanya berselang lima menit setelah lepas landas dengan tujuan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Penampakan lokasi serpihan Helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalbar
Penampakan lokasi serpihan Helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalbar. (Foto: Humas Basarnas)

Helikopter tipe Airbus H310 PK-CFX dikabarkan hilang kontak saat melintas di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Kamis, 16 April 2026 pagi hari. Diduga helikopter tersebut jatuh di kawasan hutan.

Kepala Badan Nasional dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, helikopter tersebut membawa delapan penumpang lepas landas dari area perkebunan PT Citra Mahkota Kabupaten Melawai.

Dalam penerbangan tersebut, terkonfirmasi ada delapan orang di dalam pesawat, terdiri dari dua orang kru dan enam orang penumpang,”

ucap Syafii melalui keterangannya, Kamis, 16 April 2026.

Helikopter tersebut hilang kontak hanya berselang lima menit setelah lepas landas dengan tujuan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Iklan

Pesawat menghilang dari pantauan radar dan gagal melakukan komunikasi radio rutin,”

ucap Syafii.

Dijelaskannya, Basarnas baru mendeteksi sinyal darurat melalui satelit yang menangkap pancaran sinyal darurat diduga berasal dari helikopter Airbus H310 PK-CFX.

Setelahnya, tim gabungan langsung dikerahkan untuk menuju lokasi terakhir helikopter di sekitara Desa Tapang Tangiang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Berdasarkan pantaun udara, Basarnas berhasil menemukan serpihan helikopter itu.

Hasil pemantauan ditemukan serpihan yang diduga ekor pesawat helikopter pada jarang kurang lebih 3 km ke arah barat dari titik awal hilang kontak,”

ucapnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal