Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 29 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / Viral! Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Diduga Korupsi Rp10,2 Miliar, Netizen: Hak Hewan Pun Disikat
Daerah

Viral! Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Diduga Korupsi Rp10,2 Miliar, Netizen: Hak Hewan Pun Disikat

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Juli 29, 2026 5:42 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 hari lalu
Share
Eks Direktur Utama PDTS KBS
Eks Direktur Utama PDTS KBS (Foto: Instagram/ @fakta.indo)
SHARE

Dugaan korupsi yang menjerat Eks Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) periode 2016-2024 Chairul Anwar (CA) menuai kecaman publik.

Daftar isi Konten
  • Untuk Kepentingan Pribadi Tersangka
  • Dugaan Penyimpangan Anggaran

Pasalnya, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menetapkan CA sebagai tersangka pada Selasa, 21 Juli 2026 setelah diduga menyalahgunakan anggaran KBS yang berdampak pada biaya operasional, termasuk anggaran pakan dan perawatan satwa.

Tak main-main, kasus ini menyebabkan kerugian negara hingga Rp10,2 miliar. Berdasarkan hasil penyidikan Kejati Jatim, dugaan penyimpangan terjadi dalam pengelolaan keuangan PDTS KBS selama periode 2016 hingga 2024.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jatim I Gede Punia Atmaja mengungkap CA diduga menggunakan anggaran perusahaan untuk pengeluaran yang tidak sesuai peruntukan, membuat pengeluaran fiktif, serta memakai dana perusahaan untuk kepentingan pribadi.

Dalam menjalankan aksinya, CA diduga memerintahkan Kepala Departemen Accounting and Finance berinisial STN untuk mencairkan dana perusahaan dan menyusun dokumen pertanggungjawaban seolah-olah dana tersebut digunakan untuk kebutuhan operasional.

Baca juga:
KPK OTT Bupati Pemalang dan 20 Orang Lain Dugaan Korupsi… Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 21 orang, termasuk diantaranya Bupati Pemalang Anom…
Korupsi Lebih Berbahaya dari Pencurian Ayam, Penegakan Hukum Harus Tegas Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi mengkritik kontras respons publik…
Imbas Kasus KBS: Usulan Kebun Binatang Terapkan "Hari Libur Satwa"… Korupsi anggaran pakan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) memicu sorotan terhadap…
  • KPK OTT Bupati Pemalang dan 20 Orang Lain Dugaan Korupsi Suap Proyek
  • Korupsi Lebih Berbahaya dari Pencurian Ayam, Penegakan Hukum Harus Tegas
  • Imbas Kasus KBS: Usulan Kebun Binatang Terapkan "Hari Libur Satwa" demi Cegah…

Tak hanya itu, pada periode 2023-2024, terdapat pengeluaran kas yang tidak sah dan mendapat persetujuan dari Direktur Keuangan berinisial MN.

Hasil perhitungan sementara Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jatim menunjukkan dugaan korupsi tersebut menyebabkan kerugian negara sebesar Rp10.209.664.735,60.

Untuk Kepentingan Pribadi Tersangka

Melansir dari laman Kejaksaan Agung Jawa Timur, dari jumlah tersebut sekitar Rp7,4 miliar diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Selain menimbulkan kerugian negara, penyidik juga menemukan dugaan penyalahgunaan anggaran pakan satwa.

Menurut Kejati, laporan penggunaan dana tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya sehingga anggaran pakan mengalami pengurangan.

Menurut penyidik, penyimpangan ini berdampak pada operasional Kebun Binatang Surabaya.

Sejumlah fasilitas disebut kurang terawat, sementara beberapa satwa tampak kurus, kurang sehat, bahkan ada yang mati karena tidak memperoleh perawatan secara optimal.

Hingga kini, sedikitnya sudah ada 22 saksi yang telah diperiksa. Chairul Anwar juga telah ditahan selama 20 hari, mulai 21 Juli hingga 9 Agustus 2026.

Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang ikut bertanggung jawab.

Kepala Cabang BNI Jember Jadi Tersangka, Diduga 900 Identitas Petani Dipakai untuk Kredit KUR Fiktif

Sorotan terhadap kondisi Kebun Binatang Surabaya sebenarnya bukan hal baru. Jauh sebelum kasus dugaan korupsi ini terungkap, kondisi KBS beberapa kali menarik perhatian publik akibat kondisi satwa dan fasilitasnya.

Salah satunya kasus pada 2012, seekor jerapah bernama Kliwon ditemukan mati dan ada sekitar 20 kilogram sampah plastik yang ditemukan di dalam lambungnya.

Setahun kemudian, dua orangutan bernama Betty dan Nanik juga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan.

Dan pada 2014, singa afrika bernama Michael mati setelah terlilit tali sling di kandangnya. Kasus lain yang juga sempat ramai ialah kematian anak gajah sumatra bernama Dumbo yang meninggal mendadak saat berusia sekitar 2,5 tahun.

Selama ini, berbagai persoalan tersebut lebih banyak dikaitkan dengan lemahnya pengelolaan kebun binatang.

Dugaan Penyimpangan Anggaran

Namun, temuan terbaru Kejati mengenai dugaan penyimpangan anggaran yang disebut berdampak pada pakan dan perawatan satwa membuat berbagai persoalan lama tersebut kembali menjadi sorotan.

Terungkapnya dugaan korupsi yang disebut berdampak pada anggaran pakan satwa langsung memicu gelombang reaksi di media sosial.

Banyak warganet mengaku geram karena dana yang seharusnya digunakan untuk merawat hewan diduga justru disalahgunakan.

Salah satunya disampaikan akun Instagram @boah_sartika yang menilai tindakan tersebut sudah tidak manusiawi.

Yaampun udah bukan manusia lagi yg didzolimin, sampe hak buat binatang juga disikat,”

tulisnya.

Senada dengan itu, akun @elianarsydh mengaku kondisi satwa di Kebun Binatang Surabaya memang sudah lama membuat pengunjung prihatin.

Pantesan setiap ke Kebun Binatang Surabaya hewannya berasa tua banget dan gak sehat. Ya Allah, udah gak bisa berkata-kata,”

ungkapnya.

Sementara itu, akun @kekevaangelista menyoroti ekspresi tersangka saat ditetapkan sebagai tersangka.

Bisa bisanya senyum, setan aja kayanya sungkem deh,”

komentarnya.

Komentar lain datang dari akun @tantrinamirah yang menilai dugaan korupsi tersebut sudah melewati batas.

Gilak sih sampe makanan buat binatang aja dikorupsi, tuh serakahnya level mana sih!!!”

kecamnya.

Adapun akun @animal_lawyer_indonesia berharap proses hukum memberikan hukuman maksimal apabila dugaan tersebut terbukti di pengadilan.

Semoga bukan hanya kerugian negara, perhitungkan juga penderitaan satwa yang jadi korban. Hukum semaksimal mungkin. #shameonyou,”

tulisnya.

Kasus ini masih terus didalami Kejati Jawa Timur. Penyidik juga membuka peluang adanya tersangka lain seiring pengembangan perkara dan penelusuran aliran dana dalam dugaan korupsi pengelolaan keuangan PDTS Kebun Binatang Surabaya.

Tag:Eks Dirut KBSKBS SurabayaKebun Binatang SurabayaKorupsiViral
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Sejumlah Lokasi Langsung Disegel!
By Rahmat Baihaqi
Gedung KPK
1
Bisnis Gas Whip Pink Bisa Raup Cuan Rp5 Miliar Sebulan, Begini Modus Edar ke Klub Malam
By Rahmat Baihaqi
Ratusan tabung gas merek Whip Pink di dalam kardus.
2
Viral Arti Warna Ikon Kontak WhatsApp, Benarkah Jadi Tanda Nomor Disimpan hingga Pernah Diblokir?
By Syifa Fauziah
Viral Arti Warna Ikon Kontak WhatsApp, Benarkah Jadi Tanda Nomor Disimpan hingga Pernah Diblokir?
3
Timnas Indonesia Terbang ke Thailand dengan Pesawat Carter, Justin Hubner Kembali Absen?
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia Jens Raven (kiri) berselebrasi bersama Pelatih John Herdman (kedua kiri) usai membobol gawang Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
4
Ragnar Oratmangoen Kembali! Timnas Indonesia Dapat Tambahan Kekuatan Jelang Lawan Timor Leste
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
5

BERITA LAINNYA

Kebun Binatang Surabaya
Daerah

Korupsi Pakan Satwa KBS Disorot, Pengamat: Tata Kelola Lemah, Satwa Jadi Korban

Dugaan korupsi anggaran pakan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) menuai sorotan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
24 jam lalu
Penyerang muda Timnas Indonesia Mitchell Baker
DaerahOlahraga

Debut Gila Mitchell Baker: Hattrick ke Gawang Kamboja, Julukan ‘Haaland Indonesia’ Menggema

Penyerang anyar Timnas Indonesia Mitchell Baker langsung menjadi pusat perhatian setelah tampil…

hadi-febriansyah-owriteHardani Triyoga
By
Hadi Febriansyah
Hardani Triyoga
1 hari lalu
Peneliti Bidang Hukum The Indonesian Institute (TII) - Center for Public Policy Research, Afifah Fitriyani Oceanto
Daerah

Kasus Guru Cabuli Siswi SD di Sumut Jadi Sorotan, TII: Implementasi UU TPKS Masih Perlu Diperkuat

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan seorang guru terhadap siswi sekolah dasar…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Ilustrasi keadilan hukum untuk anak.
Daerah

Kasus Guru di Sumut Bikin Geram, TII Bongkar Lemahnya Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan seorang guru terhadap siswi sekolah dasar…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up