TK Syakira Barumun, sekolah yang dibangun atas inisiatif masyarakat di tengah perkebunan sawit, Desa Janji Lobi, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatra Utara, menjadi salah satu penerima program revitalisasi sekolah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kepastian bantuan tersebut diterima Kepala TK Syakira, H. Maskur Subhan Daulay, dalam kegiatan Bimtek penerima program revitalisasi di Batam, Kepulauan Riau, pekan lalu.
Sekolah kami ini di pelosok, minim akses ke pemangku kebijakan apalagi hingga ke pusat, hingga kini saya masih merasa seperti mimpi. Bangunan kayu ini akan segera menjadi permanen dan layak bagi 51 orang siswa dan 6 tenaga pengajar,”
kata Maskur dalam keterangannya, Senin, 17 Agustus 2026.
Maskur mengatakan bantuan revitalisasi tersebut akan mengubah kondisi fisik sekolah yang selama ini masih menggunakan bangunan kayu.
Doa yang Terkabul
Pria berusia 65 tahun itu mengaku bersyukur karena sekolah yang berada jauh dari pusat pemerintahan tersebut akhirnya mendapat perhatian pemerintah pusat.
Warga sekolah dan masyarakat sekitar akan memanfaatkan bantuan tersebut untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar dan mendukung kegiatan pendidikan para siswa.
Ini seperti hadiah hari kemerdekaan dari Pak Prabowo dan Pak Menteri Pendidikan Dasar Abdul Mu’ti kepada kami. Terbukti, janji Presiden untuk membangun ulang pendidikan nasional itu bukan pepesan kosong belaka, melainkan kami rasakan langsung,”
ucap dia.
Tokoh masyarakat Barumun itu berharap program revitalisasi sekolah dapat terus menjangkau satuan pendidikan di daerah terpencil dan terisolasi.
Ia juga berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa dapat direalisasikan secara merata hingga ke wilayah-wilayah tersebut.
Membangun masa depan bangsa harus dimulai dari pendidikan, semoga Pak Prabowo terus diberikan kesehatan dan keteguhan untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan disegani,”
harap Maskur.
Program Pemerintah
Program revitalisasi sekolah merupakan salah satu kebijakan pemerintah untuk memperbaiki kondisi sarana dan prasarana satuan pendidikan dasar dan menengah agar lebih layak bagi peserta didik maupun guru.
Pada tahun anggaran 2026, pemerintah menargetkan 71 ribu satuan pendidikan dari tingkat TK/PAUD hingga SMA dan SMK, menerima program revitalisasi.
Bagi TK Syakira, bantuan tersebut menjadi perubahan besar bagi sekolah yang selama ini menjalankan kegiatan belajar mengajar di tengah keterbatasan sarana dan akses. Revitalisasi diharapkan membuat lingkungan belajar menjadi lebih layak.




























