Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengancam masyarakat di Kalimantan Tengah. Api yang sebelumnya sempat dipadamkan kembali muncul, sementara asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah.
Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, dan sekolah PAUD serta SD di Kota Muara Teweh diliburkan. Warga Kalimantan Tengah, Ridwan Chan, mengatakan asap kembali muncul setelah sejumlah titik api yang sempat berhasil dipadamkan kembali menyala.
Perkembangannya hari ini asapnya mulai muncul lagi, api yang kemarin sempat padam menyala lagi,”
kata Ridwan kepada Owrite lewat sambungan telpon, Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurut Ridwan, dampak asap mulai dirasakan oleh masyarakat terutama anak-anak. Di Kota Muara Teweh, Kabupaten BaritoUtara, kegiatan belajar mengajar untuk tingkat PAUD dan SD dihentikan sementara akibat kondisi udara yang terdampak asap karhutla.







